Selamat Tinggal Ramadhan

By: ASN, Jakarta, 27 September 2008
Bunyi-bunyian riuh rendah
Suara takbir pun memecah malam
Aku menatap diketinggian
Menggigit rapat bibirku

Jatuh Hati

By: ASN, Jakarta, 27 September 2008
Menatapmu sekali
Bagaikan magnet yang kuat
Tak bisa keluar
Auramu terlalu kuat