By: ASN, Jakarta, 4 Juni 2009
Dalam perjalanan kehidupan…
Segalanya berlangsung begitu cepat
Seakan kita terus berpacu dengan waktu
Dalam perjalanan kehidupan…
Semua kegiatan keseharian seakan menjadi sentral
Penuhi setiap detik waktu dan orientasi pandang
Dalam perjalanan kehidupan…
Aku kadang sengaja berhenti sebentar
Duduk dan dengarkan deburan ombak menghempas bebatuan
Sekedar memandang laut lepas dan birunya langit
Dinginkan sel-sel otakku dari kerja kerasnya yang tanpa henti
Biarkan jiwa dan hati tersenyum nikmati dimensi lain kedamaian
Kita semua selalu memerlukan untuk “berhenti sebentar” dari putaran rutinitas dan kesibukan kehidupan yang berlangsung cepat. Sekedar beristirahat atau menikmati dimensi lain kehidupan. Orang Jawa kadang menggunakan istilah “take a break” atau “refreshing”. Apa yang kalian biasa atau paling suka lakukan..?
Seri Keempat dari Oleh2 Perjalanan Bengkulu-Sumbar 2009
-
*Foto “Memandang ke Laut Lepas” yang indah dan masih perawan ini diambil di daerah Pasarbantal, sekitar 35 km dari Muko-muko, Bengkulu pada tanggal 22 Mei 2009, pukul 07.19 WIB.
Filed under: 2009 Juni, Alam, Puisi, jalan-jalan | Tagged: Alam, Bengkulu, indonesia, Pantai, Puisi, Sastra, Tulisan Bebas

"Lucky Blogger" - 






Setuju Mas Nug,
Rasanya terengah-engah kalau mengikuti segala rutinitas yg berlangsung cepat itu setiap hari.
Makanya ritual minum kopi, ngemil dan baca novel nggak pernah terlewat deh.
Love you,
Cindy Nugroho
Yang saya lakukan … untuk “take a break”
ya … sepedahan … main musik …
main dengan anak-anak …
‘main’ dengan ibunya anak-anak …
Salam saya Mas Nug
Berkumpul dengan keluarga, baca buku, jalan-jalan menikmati kebesaran Allah SWT
aku untuk take a break?
siesta…. (tidur siang hari) ini merupakan suatu kemewahan bagiku. Tapi akhir-akhir ini aku enjoy siesta untuk 10-20 menit
EM
take a break dari jam 12 sampai jam 1 siang…
gambar itu…. indah nian mas nug…
rehat? aku lebih memilih duduk santai dg segelas teh hangat dan singkong rebus atau pisang goreng … wuih…. enaknya
Wuih… keren Mas..
Hm.. aku menikmati, break makan siang sambil baca blognya Mas Nug nih..
Btw, kalo liat foto jalan2nya Mas Nug, makin menyadari betapa indahnya negeriku dan jadi pengen jalan kesana…
Makasih Mas udah terus berbagi keindahan ada kita semua..
Hem, kalau saya (jika nggak mendung) saya suka memandang langit, perhatikan bintang2 yang berkelap-kelip, indah banget…sambil menikmati hembusan angin terkadang sepoi-sepoi di balkon atas rumah (yach +/- 10 menit), terus meluangkan waktu utk sekedar becanda/ bermain dgn anak-anak ataupun memani belajar atau membacakan buku cerita buat si kecil. Rasanya capek seharian terobati bila bersama mereka
Fotonya bagus mas, rasanya setiap deburan ombak yang sampai dibibir pantai membawa cerita tersendiri
best regard,
Bintang
Permisi numpang rehat sebentar di teras mas nug..
Kalo ada waktu luang enaknya bw atau menulis
‘pa khabar Mas?
mmm …
kalau sedang pulang sambil stiren (bahaZa bulan),
seolah ada kenikmatan tersendiri.
seolah membawa tubuh berkelana
terlebih bila di jalan tol.
sambil dengarkan musik …
rasanya bebas
Pantainya indah, gambarnya bagus.
Bengkulu …
memory-ku tertinggal disana hingga akhir hayat.
Salamku.
Pagi Mas Nug..
Hari ini pagi cerah dan indah seindah pagi dipantai foto ini. Aku rehat sebenar menikmatinya dulu ah..
Biasanya aku break dengan menikmati secangkir kopi dan mendengarkan musik… menghanyutkan jiwa…
aku juga berhenti sebentar di blogmu ini
membaca syair-syair yang mendamaikan jiwa
melihat pantai nan jelita
menyapa pemilik blog dan pengunjungnya
salam bahagia untuk semua
^_^
klo saya lebih senang membahasakannya dengan “Berhenti Sejenak” lebih dramatis, dan lebih nyastra