By: ASN, Jakarta 6 Juli 2009
Berjalan menyusuri sisi modern kota metropolitan ini
Ada kesan nyaman walaupun berada diantara gedung2 tertinggi di dunia
Taman-taman kecil yang terawat rapi diantara pedestrian yang lebar
Sebuah sentuhan lembut penawar kekakuan gedung2 pencakar langit disekitarnya
Aku tau masih banyak penduduk China yang bekerja sangat keras dengan penghasilan yang kecil
Tapi, aku tak melihat pengemis dan orang meminta-minta disekitar sana
Aku juga merasa aman berjalan sendiri disana, walau sama sekali tak bisa berkomunikasi dengan mereka dan hanya bermodalkan peta dengan lokasi-lokasi yang ingin kutuju yang ada tulisan kanjinya disana.. ![]()
Upaya memanusiakan cipta karya agar tak sekedar fisik semata..
Ini adalah sisi Utara SWFC, Shanghai

Lobby Barat Jin Mao Building ini juga dihiasi dengan taman kecil yang menawan

Bahkan, kita masih bisa menemukan banyak sepeda yang digunakan secara aktif oleh penduduk kota ini dan mendapat tempat parkir disisi Barat SWFC, dipinggir jalan protokol kota ini. Sebuah perpaduan kemajuan dan mordernisasi dengan kesederhanaan.

Dari sisi sungai Huangpu, Pudong, sisi Kota Modern Shanghai pun tak terkesan kaku. Bahkan, terkesan indah dan romantis sekali.

City Tour Suttle Bus pun bahkan ikut bersolek.. ![]()

Duduk di sekitar Century Avenue, Shanghai dan menyusuri sungai Huangpu dengan kapal, membayangkan Jakarta yang sesungguhnya bisa ditata menjadi sebuah kota yang bersih, aman dan indah…
-
*Foto Pudong dari sisi Sungai Huangpu diambil dari kapal saat menyusuri sungai tanggal 22 Juni 2009 pukul 21.59 waktu setempat dan foto2 lain diambil di sekitar Century Avenue, Pudong tanggal 23 Juni 2009 antara pukul 21.35 s/d 22.07 waktu setempat.
Filed under: 2009 Juli, Laporan Kunjungan, Tulisan Pendek, jalan-jalan | Tagged: China, Laporan Perjalanan, Metropolitan, Shanghai, Taman Kota, Tulisan Pendek

"Lucky Blogger" - 






hmmm bagaimana soal sampah mas? pernah ngeliat ngga?
Atau mungkin tergantung nginep di mana nya ya?
EM
Kota yang indah, siapa perancang tata letaknya? papan reklamenya kok sepertinya ga ada mas? terpasang di pinggir jalan semrawut seperti di Jakarta dan kota besar laiinya di Indonesia.
Wow… Kota yang luar biasa ya Mas Nug…
Wah.. taman2 simple seperti ini benar2 mempercantik kota dengan gedung2 tinggi ya Mas.. Memberikan kesan ramah dan nyaman…
Kalo dikita sering banyak yang usil kali ya.. Taman2 kalo gak dipagarin, habis diijek-injek atau dipakai jualan pedagang K5…
wah.. Lampu Lampu nya cantik om.. *kagum*
asik om bisa maen maen ke sana.. koq ga ngajak ngajak si ?
Itu pedestriannya lebar banget ya…
Juga kok boleh ya sepeda parkir disisi gedung yang notabene nya merupakan gedung paling bergensi di Shanghai..
Saya kok menangkap kesan, bukan hanya adanya unsur keindahan yang diupayakan dengan bunga2 itu, tapi juga adanya kelembutan cara bagi para warga yang masih kurang beruntung (dan cuma dapat menggunakan sepeda asebagai alat transport)…
Suatu ciri pemeritahan yang “kuat” dan “disegani” (kalo gak mau dibaca, ‘ditakuti’)
Taman bunganya itu lho…kereen
HHmmm …
pingin juga aku kesana …
Keren Mas..
Suatu tata kota yang memberi sentuhan keindahan dan memberi ruang bagi manusia…
Salut untuk Shanghai… Kapan yah, Jakarta bisa begitu..? Khan pejabat2 kita bahkan anggota DPR sudah sering melakukan kunjungan ‘kerja’ ke luar negeri..
menepuk jidat
dan berkata pada diri sendiri
I’ll be there
bagus Oom