By: ASN, Jakarta, 8 Juli 2010 Deras arus modernisasi masih sisakan ruang Kau bertahan dengan pikul dan tungku arangmu Berkeliling menggetok periuk tandai kehadiranmu Tawarkan gurih kerak telor pada pelangganmu Hadirkan kental aura Betawi bersamamu *Foto “Penjual Kerak Telor” ini kuammbil di Ragunan, Jakarta, tanggal 8 Juli 2010, pukul 15.34 WIB.
Filed under: 2010 Agustus, Kehidupan, Manusia, Puisi, Sosial, Uncategorized | Tagged: Betawi, Hanya Kata-kata, Jakarta, Kehidupan, Kerak Telor, Manusia, Pedagang Keliling, Puisi, Sastra, Sosial, Tulisan Bebas | 2 Comments »


"Lucky Blogger" - 




