By: ASN, Jakarta 13 Mei 2011
Dan,
Aku berhenti
Di relung subuh
Nikmati, sentuhan lembut
Bicara difrekwensiNYA
Langkahkan kaki
Menyentuh embun
Tersenyum, pada Mentari
-
*Foto “Mentari Pagi di Lingkar Jakarta” ini kuambil di Jl. Tb. Simatupang, Jakarta, tanggal 23 mei 2010, pukul 05.56 WIB.
Filed under: 2011 Mei, Alam, Cinta, Islam, Kehidupan, Manusia, Puisi, Uncategorized Tagged: | Air, Alam, Allah, Bahagia, Cinta, Damai, Embun, Frekwensi, Hanya Kata-kata, Hati, Indah, Islam, jalan-jalan, Jiwa, Kaki, Kehidupan, Keindahan, Langkah, lembut, Manusia, matahari, Matahati, Mentari, Pagi, Puisi, Relegi, relung, Sastra, Sentuhan, subuh, Tulisan Bebas


"Lucky Blogger" - 






Langkah akan mengarah padaNya setelah bicara pada frekwensi yang Dia tidak pernah memaksa namun ada konvensasinya..Subuh yg dingin di frekwensi 02 tentunya.salam mas Nug….
Makasih Hani. Salam pagi..
aku suka suasana ini..damai dan indah sekali…
Ya, Roz.. Pagi yang damai sekali.. Makasih ya. Salam hangat