Selamat Datang Ramadhan


Selamat Datang Ramadhan

By ASN, Jakarta, 31 Agustus 2008

 

Ketika hari yang sebenarnya sama terasa sangat berbeda…
Azan Suhuh menjadi acuan titik awal dan terasa lebih bermakna…
Azan Magrib juga menjadi acuan, terasa sangat melegakan dan menyenangkan…
Ketika bangun, keheningan tengah malam dan sujud dalam Tahajud
demikian nikmatnya
Ketika bersahur merubah pola metabolisme yang berbeda dan sehat…
Ketika tiba2 nuasa lain terasa menyelimuti masing2 hati…

Ketika siang hari yang panas sekalipun terasa sejuk…
Sejuk oleh hati2 yang teduh..
Sejuk oleh perilaku yang teduh…
Sejuk oleh perkataan2 yg teduh…
Sejuk oleh tatapan mata dan senyuman yang teduh…

Ketika malam Masjid2 yang biasanya sepi terlihat ramai dan semarak…
Semarak oleh orang2 yang berkumpul atas nama ibadah…
Semarak oleh orang2 Tarawih sekedar sebagai ritual khas bulan itu…
Semarak oleh orang2 yang mengejar perkalian pahala…
Semarak oleh orang2 yang ramai diawalnya dan menghilang
menjelang akhir bulan…

Ketika hari2 gerakan sosial tiba2 mendapat banyak sekali perhatian…
Bantuan anak yatim dan kaum duafa mengalir deras…
Bantuan infrastruktur Masjid dan panti2 banyak terkumpul…

Andaikan semua itu bukan sekedar seremonial keagamaan musiman…
Betapa kesejukan akan bisa hadir setiap harinya sepanjang tahun dan
sepanjang masa…
Betapa hubungan antar manusia demikian damai…
Betapa sesungguhnya sangat mudah untuk bisa berubah dan menahan diri…
Betapa sesungguhnya terbukti kita bisa berubah, jika memang mau…

Mengapa kadang kita tiba2 bisa merasa begitu dekat dengan Nya..?
Bukankah Tuhan sesungguhnya selalu hadir…?
Bukankah Tuhan selalu melihat setiap apapun yang kita lakukan setiap harinya..?
Bukankah Tuhan tak hanya hadir dibulan ini saja…?
Bukankah anak2 yatim dan kaum duafa membutuhkan makan dan bantuan
juga pada hari2 lainnya..?

Mungkin memang itulah sebabnya Ramadhan disebut bulan suci…
Kesuciannya serta merta meluluhkan hati2 yang keras…
Kesuciannya secara ajaib memberi penerangan hati2 yang gelap…
Kesuciannya meredam emosi dan gejolak jiwa yang marah…
Kesuciannya membawa damai dan kesejukan…

Biarlah Ramadhan yang singkat ini hadir kembali…
Biarlah orang2 menikmati semua itu walau hanya sebulan…
Mendekatkan jiwa dan bukan fisik…
Mengingat kembali hakekat kenapa kita ada disini…
Mengisi ulang baterai nilai2 kemanusian kita yang terkikis kehidupan keduniaan…
Menarik kita untuk belajar melihat realitas menembus batas waktu
selepas bulan ini kelak…

Selamat datang Ramadhan…

 

* Foto “Masjid Nabawi” ini diambil di Madinah tanggal 21 April 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s