Perpanjangan Hari Kehidupan


Photobucket

By: ASN, Jakarta, 27 Desember 2008

Menyempatkan diri membezuk kerabat di ICU sebuah rumah sakit
Menatap tubuh lemah terbaring pasrah
Mungkin kau masih mendengar tapi tak lagi dapat bereaksi
Selang sehari, kudengar kabar duka kepulanganmu

Menatap lampu kuning dipersimpangan jalan
Sebuah peringatan nyata untuk berhenti sejenak
Apakah akan menjadi hijau kembali atau justru menjadi merah..?
Aku tertunduk diam sesaat selepas Sholat Isya-ku

Berharap Allah masih berikan lampu hijau kepadaku
Untuk lanjutkan kehidupanku esok
Untuk kurangi kesombongan dan menambah rasa syukurku
Untuk memperbanyak bekal investasi akhiratku

Tuhan, maukah KAU mempertimbangkan permohonanku..?
Aku yakin KAU mendengarkanku..
Aku merasa KAU ada didekatku..
KAU tersenyum, dan membiarkan permohonan waktuku tetap sebagai rahasiaMUโ€ฆ

    *Lampu kuning menurut ketentuan lalu lintas (yang benar), kita harus berhenti lho, bukannya malah tancap gas.
    **Sebuah peringatan bagiku dan kita semua agar saat masih diberi Lampu Hijau kehidupan, kita tak menyia-nyiakannya dan memanfaatkannya untuk mempersiapkan investasi akhirat kita.

26 Responses

  1. Setiap kali menjenguk teman yang sakit, atau meninggal, kita seperti diingatkan bahwa kita juga akan melalui masa itu, entah kapan, seperti apa dan dimana.

    Setiap kali kita memang harus berhenti, merenung, introspeksi, sudahkan kita beramal, dan apakah amal baik kita telah sesuai dan bisa menutup kekurangan kita,kesalahan kita?

    Akh.. Bidadari Bunda Enny Pertamax rupanya..
    Nih.. Karena Pertamax dan masih pagi, aku bawakan teh hangat buat Bunda yaa…๐Ÿ™‚

    Iya, moment2 seperti ini kadang perlu dilakukan, agar kita lebih mudah ingat tentang kesiapan kita sendiri ya Bunda..

  2. Setiap saat kematian bisa datang. Namun,kematian itu sendiri sangat misterius bagi manusia sehingga setiap kita harus terus berjuang antara kesalahan dengan perbaikan,antara dosa dengan taubat. Tak lain,agar pada detik kematian itu tiba,ia tiba pada saat baiknya,atau pada saat taubatnya. Semoga kita semua nanti mati dalam keadaan sebagai seorang muslim.

    Amin..

  3. Manusia
    Ada yang takut mati..
    Ada yang mengharap mati..
    Ada yang merindukan mati…

    Merindukan karena disana ada Sang Kekasih dan dalam senyum disambutlah kematian itu…

    Semoga Allah memberiku waktu dan membimbing aku menjadi hamba yang ingin selalu bertemu dengan Tuannya.. dan bisa merindukan mati..

    Walaupun sepenuhnya menyerahkan pada Takdir.. jujur aja aku sih masih takut mati Bidadari Erna..

    Mungkin karena begitu banyak dosaku dimasa lalu dan belum begitu baiknya aku di mata Allah (setidaknya itu penilaianku terhadap diriku sendiri)…

    Semoga suatu saat (dan Allah mengizinkan) agar aku bisa mencapai tahapan aku rindu kematian yaa..๐Ÿ™‚

  4. Ya Allah.. ku mohon tambahan waktu bagiku
    Bekal investasi akhiratku masih sangat kurang
    Tak seimbang dengan dosa-dosa yang membebaniku
    Tak seimbang dengan masih kurangnya baktiku pada orang tuaku
    Tak seimbang dengan kekuranganku sebagai suami istriku dan ayah anak-anakku
    Tak seimbang dengan kesombongan dan kurangnya rasa syukurku
    Tak seimbang dengan kurangnya uluran tanganku untuk fakir miskin dan anak yatim

    Amiin yaa ALLAH…
    Amiin yaa Rabbal’alamiin…

  5. Semoga saat kembali kepada-NYA nanti kita telah mempunyai bekal yang cukup.. Bekal yang cukup untuk menghadapi hari pengadilan nanti.. Bekal yang cukup untuk menikmati surga-NYA yang abadi…

    Semoga kita diberikan kemudahan dalam menghadapi sakaratul maut…
    Semoga kita diberikan kesempatan untuk menikmati husnul khotimah…

    Amiin.. ya Allah..

  6. Turut berdukacita….
    semoag keluarganya dikuatkan…

    Apapun yang ada didunia

    Adalah kisah nyata yang ingin Tuhan perlihatkan
    sesungguhnya hari ini kita masih disini

    Karena Tuhan masih mau memberi kita, kesempatan untuk berbenah diri

    Sebelum semua terlambat …sebelum buku kehidupan dipenuhi catatan

    Mari kita sama-sama melukis warna-warna kebaikan

    Mari kita sama-sama menulis cerita hikmah yang bermakna dan bermanfaat buat kita dan sesama

    Mari kita selalu khusuk dalam doa supaya selalu ditegur jika berbuat dosa dan bersykur atas apa yang ada

    Mari kita mengarungi lautan kehidupan dengan kapal kepercayaan dan iman sertaketaatan padaNya

    Semoga….kesempatan itu masih terus ada…dan waktu belum terlambat!

    Selamat siang mas Nug, semoga akhir pekan kali ini berbeda dan bermakna ya!๐Ÿ˜€

    Makasih sahabatku bidadari Aling..

  7. *membayangkan detik-detik saat malaikat maut menarik ruh keluar dari ragaku…*
    Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah……Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah…Subhannallah, …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
    semoga kalimat itu yang akan selalu terucap dalam hati dan lisan ini hingga saat tiba waktu Engkau panggil ya Yang Maha Penyayang…
    amien….

    Amiin..

  8. assalamu’alaikum mas Nug,
    terima kasih sudah mengingatkan diriku sekali lagi akan keberadaanku di dunia ini melalui tulisan mas Nug tersebut. Sesungguhnya dunia ini memang persinggahan tersingkat kita, yang abadi adalah akherat. Tapi akupun kadang masih berlomba2 untuk mengumpulkan kekayaan di dunia, kekayaan akherat ada di nomor berikutnya. Ampun ya Alah….
    Cobaan pun silih berganti menerpa untuk mengingatkanku, tetapi kenapa kadang tidak jera juga. Aku yakin Tuhan memang sayang padaku, cuma rasa bersyukurku yang kurang. Ya Allah ya Rabb, ampuni hambamu yang selalu kurang bersyukur ini, mas Nug, sekali lagi, tx for remind me…

    Walaikumsalam wr wb sahabatku bidadari Enno..

    Sesungguhnya tak ada yang salah dengan berlomba menumpuk kekayaan dunia sepanjang dilakukan dengan cara yang benar dan diimbangi dengan investasi akhirat dan rasa syukur kita atas segala yang kita miliki dan segala yang tak kita miliki…

    Terima kasih kembali sahabatku..๐Ÿ™‚

  9. Kita hanya seorang musafir sobat, berhenti sesaat di kebun dunia, dan selanjutnya melanjutkan perjalanan yg tiada akhir.

    Betul sekali sahabatku Ario.. Hanya saja saat kita berhenti di Oasis yang subur dan menggiurkan ini, merasakan kenikmatannya atau berusaha mengejar kenikmatan itudibalik fatamorgana, kita sering kali jadi lupa bahwa ini semua hanyalah pemberhentian kita yang sesaat…

    Semoga kita semua selalu ingat untuk bersiap diri bagi perjalanan selanjutnya yaa…๐Ÿ™‚

  10. *entah u/ kbrapa kalinya* sya hrus mengutip kata2 ini:

    tidak ada yang lebih mencintaimu setulus kematian..

    dan tdk ada satupun pada manusia yg pasti kecuali kematian. hdup ddunia adl perjalanan. ada awal dn ada akhir. krn kehidpan ssungguhnya adl tiada akhir…

    Innalillahi wa inna ilaihi raji’uun…

    Terima kasih sahabatku Fatur.. untuk selalu saling mengingatkan…๐Ÿ™‚

  11. Innalilahi wa ina ilaihi roji’un…
    Saya turut berduka cita mas Nug…

    Saya jadi teringat 5 tahun lalu, waktu papa angkat saya berpulang ke rahmatullah.. Selama 17 tahun ayah kandung saya menghilang, selama itu beliau yang selalu menjaga saya.

    Kebersamaan itu bisa saja singkat, tapi lebih beruntung mereka yang pernah merasakan kebersamaan itu.
    Tidak perlu menjauhi cinta dan ikatan hanya karena takut terluka.
    Hidup memang akan selalu seperti itu.. Ada yg datang dan ada yang pergi..

    Sahabatku bidadari Wia..
    Aku suka dengan kalimatmu (yang aku bold dan cetak dengan huruf miring).
    Terima kasih untuk telah berbagi yaa..๐Ÿ™‚

  12. Mas Nug, ada tiga hal yang saya wajibkan atas diri saya untuk bertendang ke semua sahabat saya yaitu pada saat.

    1. sakitnya
    2. kematian/kepulangan kerabat sahabat saya
    3. ketika ia meminta pertolongan saya

    Ketika ketiga hal itu terjadi, saya akan menyediakan pundak saya untuk menampung tangisnya, menyiapkan jari saya untuk mengusap punggungnya lembut, dan untuk memberikan ucapan ucapan yang insya ALLAH menguatkan meski saat mengucapkannya saya berbisik …

    Akh.. bidadariku yang satu ini..
    Kau memang selalu saja menjadi cahaya terang untuk banyak orang yaa.. Tak heran, Allah begitu sayang padamu…

    Bolehkah aku melakukannya, jika itu terjadi padamu Bidadariku..?

  13. bang………………..sebenarnya apakah bisa kita mengendalikan peringatan peringatan yang (mungkin) sudah di takdirkan oleh Sang Kuasa?Apakah dengan membiarkan rambu rambu yang sebenarnya telah kita artikan itu maka akan terhentilah segala yang mestinya kita hentikan?Perenungan saja tak akan pernah menjadi sebuah dekllarasi maut untuk semuanya.Bahkan untuk memperjuangkan raga di perpanjangan jalan kehidupan kita sendiri.Tetapi, bang! satu hal yang aku (mungkin)l kita semua menyadari adalah saat kita membacakan deklarasi nyawa kita di pematang naas kita setiap saat pasti akan selalu kita bacakan dalam detik demi detik.Ya,kan bang?
    Aduh……………………omong apa si blue ini ya,bang? terdengar miris namun sekedar umpatan tuk kita semua.
    Met liburan ya,bang
    semoga segala persahabatan antara kita tak menyusut hanya karena comand comand dari blue yang.(mungkin) tak sesuai dengan postingan abang ku ini.
    salam hangat selalu

    Sahabatku Blue…
    Kau selalu bicara dengan jiwamu. Dan aku akan selalu menghargai ungkapan jiwa yang tulus Blue..๐Ÿ™‚

  14. Bang……………….blue ikut berdua ya,bang.
    katakan pada keluarga yang di tinggalkannya.salam hangat selalu

    Ya, sahabatku..
    Salam hangat juga selalu untukmu..๐Ÿ™‚

  15. Bang Nug, selamat tahun baru yaa…

    Smoga kesuksesan dunia-akhirat akn slalu menaungi Bang Nug. Amin…

    Ya, sahabatku Fatur..
    SELAMAT TAHUN BARU 1430H dan 2009M yaa..
    Semoga kita semua selalu disayang Allah dan mendapat kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Amiin..

  16. Ya ALLAH kami mendampingi si sakit dengan sedikit ketakutan, sedikit kesabaran, sedikit kekurangan karena telah terambilnya sehat… ampuni kami yang masih saja mengeluh meski kami tahu bahwa sakit ini akan meringankan dosa dosa paman kami.

    Untuk itu ya ALLAH, kembalikanlah kesehatan beliau dan jadikan kami penguat untuk memperoleh sehat untuk beliau … lihatlah kami yang berpegangan erat mengharap ridhoMu atas kesehatan kami ya ALLAH.

    *mas Nug, mari menundukan kepala dan berdoa bersama saya … jadilah imam saya malam ini*

    Terima kasih bidadariku
    Mari doakan kubur yang lapang dan terang dan tempat terbaik bagi pamanku disisiNYA.
    Mari doakan Kubur yang lapang terang dan wangi dan tempat yang terbaik bagi Ibumu disisiNYA.
    Mari kita mohonkan ampunan dosa-dosa orang tua kita
    Mari berdoa untuk kesembuhan dan kesehatan kita agar setiap nafas kehidupan yang dititipkanNYA adalah ibadah dan dalam cinta kita padaNYA
    Mari menundukkan kepala dan merendahkan hati dan jiwa kita mendekat padaNYA dalam doa kita…
    Kami datang padaMU ya Allah.. dengan segala ketidaksempurnaan kami, kelemahan kami, kesalahan kami, dosa-dosa kami… dengan hati kami yang tulus dan jiwa yang menangis karena ingin selalu mendekat dan menyentuhMU…
    Maafkan dan ampuni kami semua ya..Allah..
    Jadikan kehidupan dunia kami indah bersama senyumMU ya Allah
    Beri kami kesehatan dan kekuatan agar hidup kami bisa menjadi mahluk yang bermanfaat dalam kehidupan dunia kami dan tak memberatkan orang lain, ya Allah
    Jadikan jiwa kami selalu siap dan merindukan bertemu kembali denganMU saat KAU memanggil kami pulang, ya Allah..
    Amiin ya Rabbil alamin..

  17. Yah.. aku kira jika kita ingat begitu banyak dosa yang telah kita lakukan dan jika kita mau berkaca dan berkata dengan jujur siapa diri ini sekarang.. semua akan takut mati….

    Tapi bukankah Allah itu Maha Pengampun..?
    Mungkin manusia hanya bisa untuk berusaha selalu istigfar dalam hati dan pikiran..

    Aku??? aku masih jauh dari kata selalu itu… masih sering lupa dan terpesona urusan dunia…
    Semoga Allah memberiku hidayaNya.. menjadi hamba yang lebih baik dari hari kehari…

    Thanks telah bicara tentang perjalanan itu hari ini Mas..
    karena tulisan ini memberiku semangat untuk mecari bekal dalam perjalanan yang kita semua tidak tahu kapan itu akan dimulai.. Bisa tahun depan, bulan depan, minggu depan, besuk atau beberapa menit lagi….

    Terima kasih kembali Bidadari Erna…
    Seperti kada sahabat Ario, sesungguhnya kita semua sedang dalam perjalanan dan berhenti sejenak (kehidupan sementara) saja.. untuk kemudian menuju kehidupan yang sesungguhnya (abadi)..

  18. Hm, saya selalu ada perasaan ‘iri’ kalo ada kenalan, kerabat, saudara, yang meninggal.. karena IMO mereka telah dinyatakan ‘lulus’ oleh Yang Diatas.. move to another stage of life… dari dunia fana, ke alam baka..
    Menurut saya itulah kenapa kadang orang baik sering berpulang lebih cepat dari pada orang jahat atau yang banyak dosa. Karena Tuhan masih kasih kesempatan untuk memperbaiki dosanya… masih dikasih waktu untuk ‘nabung’ amal..
    Teman iseng saya pernah bilang gini : jadi orang jangan terlalu baik, nanti cepat diambil sama Tuhan lho ๐Ÿ™‚

    Hm.. iya. Sering kita denger candaan seperti itu.. Tapi emang soal umur gak ada yang tau Bidadari Ung.. Kita yang masih dikasih waktu mesti siap2 aja..

  19. *Lampu kuning menurut ketentuan lalu lintas (yang benar), kita harus berhenti lho. Bukannya malah tancap gas seperti budaya di Indonesia.*

    …suami komplain lho kalo saya slow down the car when the traffic light shown yellow… dasar orang JKT begitu yah… hehehe.

    Hahaha.. itu mah bukan hanya jadi penyakit orang Jakarta, tapi orang Indonesia Bidadari Ung..

    Salam buat AKong yaa..๐Ÿ™‚

  20. TIADA — ADA — TIADA

    Very good point sahabatku. SINGKAT, PADAT, PASTI.

  21. Innalillaahi wa innailaaihi roojiun… Semoga segala amal ibadah beliau diterima disisiNya dan mendapat ampunan sebesar2nya dan mendapat tempat terindah di sana nanti…
    Jadi merenung….. Bekal apa yg sudah kumiliki untuk ku bawa keakhirat sana kelak??…. Semoga waktu tersisa yg diberikanNYa pada kita dapat kita manfaatkan semaksimal mungkin agar dunia dipijak sedangkan Surga dalam genggaman, amin

    Note: Block + Italic by Nug

    Amiin..

  22. Kematian…
    Suatu peristiwa yang pasti akan aku dan Anda temui kelak.
    Bahkan akan datang tanpa kita undang.
    Sudah siapkah diri kita?

    Iya.. itulah pertanyan bagi kita sahabatku Samsul.. Karena tak akan ada ang terkecuali dari kejadian itu. Pasti.

  23. turut berduka cita
    semoga semua amal ibadah beliau di terima di sisi-NYA dan
    untuk keluarga di berikan ketabahan.

    Amiin. Makasih sahabatku Mas Heru..

  24. assalaamu’alaikum…
    waduhm, aku lama-lama takut kalau membicarakan kematian mas.
    weh, ada link-ku di blogrollnya. teima kasih banyak ya.
    gantian ah, tak pasang juga link blog ini di blogku.
    saling bersilaturahim ya.

    Sama, sahabatku.. aku juga masih takut..
    Kita sama2 saling mendukung aja yaa.. agar suatu hari kita bisa bukan hanya berani, namun juga merindukan kematian karena akan bertemu denganNYA.๐Ÿ™‚

  25. Innalillahi wa innailaihi roojiun

    Semoga seluruh amal ibadahnya diterima oleh ALLAH S.W.T

    Amin…..

    Amiin.. Makasih bidadari Dede..

  26. wahhh mas nug…
    setiap hidup pasti ada mati
    di setiap pertemuan pasti ada perpisahan
    dan di setiap kebenaran pasti ada khilaf…

    semoga kematian yang indah menunggu kita semua๐Ÿ™‚ sehingga tubuh menjadi harum…sewangi parfum dan badan seringan kapas…..AMIN

    Amiin.. semoga yaa.. bidadari Ria..๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: