Tas Politisi yang tertinggal


Photobucket

By: ASN, Jakarta, 15 Mei 2009

Benarkah kehidupan ini permainan..?
Bukan, hidup ini perjalanan
Dan akan berakhir saat watunya tiba

Tidakkah kau melihat semua itu..?
Setiap kata dan torehan langkahmu akan tercatat
Dalam sejarah manusia dan catatan dirimu yang dipegang Malaikat

Mengapa kau berfikir semua orang lain itu buta?
Buta mata dan buta hati seperti dirimu
Hidup tanpa rasa malu dan bangga dengan peranmu

Apa Demokrasi itu sebuah agama barumu?
Dan kau bebas mengatasnamakannya semaumu sendiri
Terlepas dari kepentingan banyak rakyat yang tertipu memilihmu

Sadarkah kau tak ada kemenangan mengandalkan kesewenangan?
Hanya akan ada luka hati dan kebencian
Muka yang berpaling dan bukan iringan doa, saat tiba waktunya

Ingin aku mengejarmu saat kau melangkah dengan membusung dada
Ulurkan tasmu yang tertinggal dirumah dimana anak istrimu berada
Dan berkata “Pak ini tasnya tertinggal dirumah.. Mungkin diperlukan, karena saya lihat ada Otak dan Hati Bapak didalamnya”

Sebuah renungan dan kejenuhan melihat tingkah polah para politisi busuk yang mengatasnamakan demokrasi dan hukum dengan interpretasi sendiri untuk kepentingannya sendiri.

Mari kita menggunakan hak pilih dan memilih secara selektif dan tidak memilih partai atau politisi busuk dalam pemilu.

32 Responses

  1. Tulisannya dalam sekali maknanya..
    Harusnya di kirim ke detik.com supaya bisa dibaca sama orang-orang yang bersangkutan…

    Banyak pejabat yang egois sih sekarang ini.. Semoga kali ini kita bisa mendapat “orang” yang lebih baik :mrgreen:

    Say yes to Budi Anduk :mrgreen:
    *yang terakhir ga nyambung..

    Yup, Semoga ya sahabat baruku Auzi.. ๐Ÿ™‚

    Makasih telah berkunjung kerumahku ya. Salam kenal.. ๐Ÿ™‚

  2. Dalam sekali maknanya mas Nug… ๐Ÿ˜€

    Seharusnya tulisan ini bisa masuk ke detik.com atau media massa lainnya. Supaya dibaca sama para pejabat kita..
    Sekedar mengingatkan mereka untuk tidak dikuasai nafsu..

    Iya, jadi teringat kata2 seorang Menko dalam Rapat Kerja yg batal dilaksanakan dgn DPR karena tidak hadirnya seserorang yg semestinya bukan merupakan hal yg substansial dan tidak berpengaruh atas keadaan atau hal2 yang perlu dibahas. Intinya dia mengatakan (lebih tepatnya menyindir): “Betul keputusan politik Dewan ini penting untuk pembelajaran demokrasi dinegeri kita. Namun seharusnya Demokrasi ditujukan untuk memastikan kesejahterahan rakyat.”. Saya yg melihat situasi itu aja gemas banget dengan sikap DPR. Apalagi beberapa hari sebelumnya Komisi lain di DPR berusaha memanfaatkan situasi (ditahannya Ketua KPK) untuk mengebiri dan menghambat kerja KPK agar tak mengusut Korupsi dinegara ini lebih lanjut. Sebenernya untuk siapa sih para anggota DPR (yg katanya Terhormat) itu berada digedung itu..? Bagaimana sih orang2 seperti itu masih bisa mendominasi lembaga Tinggi Negara (yg berperan penting memastikan arah pembangunan bangsa ini) dan tanpa tau malu membuat keputusan2 yang justru bertentangan dengan kepentingan rakyat banyak..??

  3. Oooo…. pantas….
    hasilnya (baca: kinerja) begini …

    Manusiawi sekali, isi tasnya.
    Mudah-mudahan politisi baru tidak melupakannya…
    salam superhangat.

    Mudah2an yaa sahabatku.. Mudah2an mereka bisa cukup peka dengan rakyat yng memilihnya untuk kepentingan rakyat bukan kepentingan satu atau beberaa kelompok saja..

    • mudah-mudahan aja apalagi dengan keadaan sekarang indonesia krisis ekonomi rakyat kecil smakin di cekik gara-gara pejbat yang mikirin dirinya sendiri….

  4. Aku juga bingung jadinya sekarang…mereka lebih terkesan berebut kursi kekuasaan sekarang. Ah..kita lihat saja nanti seperti apa perkembangannya.

    Akan lebih bingung lagi jika melihat dan mengikuti rapat2 Kerja antara DPR dengan pemerintah, sahabatku… Kalo masa Kampanye sih.. semuanya cuma ngomong yg baik2…

  5. Wah… Mas Nug periksa2 Tas aku yaa…??? ๐Ÿ˜€

    *Sambil bergaya seperti Politisi lagi cengengesan..* :mrgreen:

    Jiakakak.. makanya jangan suka ninggalin tas sembarangan bidadari Tika.. :mrgreen:

  6. Tapi ngomong2 kenapa sih kalo Politisi itu bisa sampai terkesan separah itu dan bisa tetap GAK MALU dilihat rakyat melalui berbagai media yang saat ini sudah sangat informatif..?

    Agak susah kali ya kalau membahas soal malu pada orang2 yang gak punya kemaluan lagi… Ups.. salah yaa..?

    Aku sih udah Cape’ deh liat tingkah Politisi kita. Mending liat Film Korea kesukaanku aja deh.. ๐Ÿ˜€

    Hm.. aku gak tau jawaban pertanyaanmu yng juga merupakan pertanyaanku sendiri, bidadari Tika..

    Apa mereka gak tau yaa bahwa boleh dibilang sekarang setiap rumah di Indonesia itu sudah punya TV dan bisa dengan bebas mengikuti semua perkembangan berita..??? ๐Ÿ™„

  7. Mas.. cari orang baik kayaknya sulit kalo di televisi, di gedung DPR atau di Gedung2 pemerintah.. cari orang baik itu lebih mudah ditepi jalan.. didesa-desa.. di sawah2.. di dalam gedung SD yang atapnya banyak bocor..

    Ya, mungkin betul juga, bidadari Na.. ๐Ÿ™‚

  8. Mas Nug bisa aja nih…

    Aku sempat mikir… apa sih yang ada didalam tas itu…?

    Berharap ada Kartu Membership di Golf Course yang ada “Caddy” buat… buat… buat… SUERRR Mas cuma buat bawain stick golf doank…!!! ๐Ÿ˜‰

    Akh.. kamu jangan gitu sahabatku Tony… Jaman sekarang orang gak lagi bangga dan malah ngumpet2in kartu Golf Course Membership nya. Takut ketahuan… Denger2 Rani punya duit 300 milyar.. Wuih.. aku salah profesi ni sepertinya. ๐Ÿ˜‰

  9. Dalam sekali pak !
    Terkadang memang ketinggalan ya..
    Untuk hak pilih… saya kmrn walopun sempet bingung mo pilih ato tidak, saya bener2 lakuin fit and proper test. Research background si caleg. Semoga saya tidak salah pilih…. ๐Ÿ™‚

    Ya. Sepertinya kita mesti lebih aktif dan menjadi pemilih yg aktif beneran ya. Biar gak nyesel, menyerahkan kekuasaan rakyat pada orang2 yg benar2 gak mewakili rakyat justru bertentangan dengan kepentingan rakyat.. ๐Ÿ™‚

  10. Tasnya buatan mana dulu mas?
    Mungkin yang mahal buatan LV, yang dibeli dgn hasil korupsi.
    hmmm sulit deh mas, untung aku jauh jadi ngga bisa tahu berita TV/koran di sana hahahha. MUAK…

    EM

    Iya. Tadinya aku juga sudah muak. Tapi kalo kita pasif, yg untung malah politisi2 busuk. Kita harus aktif nyari (mungkin susah, tapi harus diupayakan) politisi yang baik.. ๐Ÿ™‚

  11. Aku tadinya berharap akan ada cerita tentang Tas dengan Brand2 ternama gitu… “Tas milik Politisi gitu lho bo…”

    *Sambil pasang gaya ngomong ala infotainment..* ๐Ÿ˜€

    Akh.. pasti kamu kebanyakan nonton infotainment yaa.. bidadari Asti.. Hahaha ๐Ÿ˜€

  12. Ternyata isinya seyeeemmmmm… ada organ2 tubuh.. Takut ah… ๐Ÿ˜ฆ

    *Ngumpet dibelakang pintu, padahal bingung mau komen apa.. * ๐Ÿ™‚

    Gak usah komen, asal kamu ngerti aja aku udah seneng kok bidadari Asti.. ๐Ÿ™‚

    Udah.. keluar dari balik pintu.. ntar malah kejepit lho.. :mrgreen:

  13. Seharusnya postingannya sebelum pemilu mas..
    setidaknya kan bisa mikir dulu sebelum nyontreang.
    Untunglah sebelum pencontrengan dimulai, saya udah sms ke teman-teman agar tidak mencari dan mencontreng nama saya ๐Ÿ˜€

    Iya sih, sahabatku Abi.. tapi kita khan masih akan Pemilu sekali lagi dan ini, juga gak kalah Pentingnya.. ๐Ÿ™‚

    *Pantesan waktu itu saya sampe ditegur, kelamaan ditempat pencontrengan, gara2 nyari2 namamu gak ketemu2 Bi… Jiakakakak :mrgreen:

  14. moga aja tidak ada kepentingan pribadi yang didahulukan,,,

    Gak kok bidadari Emy… yg penting cukup punya rumah mewah, mobil Mercedes terbaru, Deposito beberapa puluh milyar, Saham dibeberapa perusahaan, Koleksi Berlian 10 karat, Jam tangan yang harganya Milyaran dan sejenisnya deh.. itu juga cukup. Gak usah yang mereknya “Pribadi” juga gak apa2 kok.. :mrgreen:

  15. Wah.. Nug gile lo yaa.. berani2nya buka tas Anggota DPR RI…!! Awas lho, mereka biasa dipanggil dengan sebutan “Anggota Dewan Yang Terhormat” atau “Anggota Dewan Yang Gila Hormat” yaa.. tau’ ah.. bingung gue.. ๐Ÿ˜€

    Itu gue gak sengaja Rul… tasnya terjatoh dan kebuka sendiri… ๐Ÿ™‚

  16. Haaaaahhhh
    Kejam amat
    Bagaimana bisa
    (miris lihat gambar di atas)

    kalo liat gimana suasana Rapat2 Kerja DPR dengan Pemerintah atau mira kerja lainnya, misalnya kita akan bisa lihat gimana dan siapa sih yg sebenarnya kejam, sahabatku Achoey..? ๐Ÿ™‚

  17. waduhh om dalem banget.

    semoga kita semua ngga salah pilih ya.

    Iya nih bidadari Retie.. masih ada 1 pemilu lagi bulan Juli ntar.. ๐Ÿ™‚

  18. Pasti masih ada politisi yg jujur dan baek..

    Kebetulan bapakku politisi jd gak enak mau ngejelekin orang xixixi.. ๐Ÿ˜€

    Yup. Pasti ada yg baik sahabatku Septa. Maap ya, aku gak bermaksud menyindir Bapakmu. Semoga Bapakmu tetap dijaga Allah dan selalu menjadi Politisi yg jujur dan baek yaa.. ๐Ÿ™‚

    Tulisan ini ditujukan bagi para Politisi Busuk. Jadi yang gak busuk, pastinya gak akan merasa apa2.. ๐Ÿ™‚

  19. Demokrasi sama nggak ya dengan koalisi?
    Tapi sebetulnya saya malah menikmati melihat berita akhir2 ini, transparansi makin membuat kita mengenal tingkah laku para politisi….semoga masih ada yang baik

    Demokrasi = Koalisi? Akh.. Bunda bidadari Enny..terang aja gak samalah..
    Demokrasi khan acara yg sering diadakan di mall2 ayau arisan2 ibu.. Dan pancinya bisa Kredit.. (Hm…dalam hati, itu DemoPanci yaa..?)
    Sementara kalo Koalisi itu kan Binatang asli Ostrali yg ngemesin warnanya abu2 dan hobbynya tidur melulu itu (dalam hati, apa itu Koala yaa.?)
    Udah jelas belom Bunda..???

    *Dilempar Panci dan Boneka Koala..!!!* :mrgreen:

  20. Saya pikir cerita tentang tas yang isinya sarat dengan buku sebagai bahan referensi untuk sidang dan memutuskan sesuatu. Setahu saya – dan saya belum pernah ketemu – politisi yang membawa buku dan membacanya. Banyak yang keblinger dengan demokrasi

    Sepertinya saya pernah liat Mas.. Namanya buku muka alias facebook yg katanya juga lagi ngetrend di DPR sono… Xixixi ๐Ÿ˜€

  21. Aku sama seperti Bunda Enny; menikmati pemberitaan politik belakangan ini yang semakin transparan, sehingga keliatan bener bahwa banyak sekali kebusukan-kebusukan yang terjadi…

    Well,
    I guess it’s a blessing in disguise.. ๐Ÿ™‚

    Benar bidadari Lala.. Informasi media akhir2 ini cukup bisa membantu kita2 untuk mengetahui lebih jauh tentang para politisi itu yaa.. supaya gak salah pilih.. ๐Ÿ™‚

  22. Sementara hanya bisa berdoa dan berharap agar Indonesia-ku dapat cepat keluar dari jerat para hati dan otak kotor, licik, jahat, bejat, norak, dan gak punya malu serta munafik..dan seribu satu macam kebusukan lainnya..*lega rasanya bisa keluarin ini*

    Hus.. jangan marah2.. ntar malah stress sendiri, sahabatku Hary… Udah mending senyum2 aja liatin mereka dan, memilih terbaik dari yang ada.. ๐Ÿ™‚

  23. aku berharap agar setelah pemilu,..bapak2 calon caleg yang kepilih benar2 tepat janji… bukan cuma koar2 pas kampanye… hikz…. menyedihkan..banyak yang kecewa ga kepilih kok jadi pada stress semua… ๐Ÿ˜ฆ

    Yup, semoga semua yang terpilih tetap inget janji2nya ya bidadari Dinda.. ๐Ÿ™‚

  24. Cuma bisa bilang :
    MANTAB…

    Makasih sahabatku Wahyu.. ๐Ÿ™‚

  25. politisi koalisi hampir berakhir

    Hm.. kok semuanya sekarang malah lagi rame2nya menggalang koalisi yaa.. sahabatku..? ๐Ÿ™‚

  26. tasnya boleh juga buat blue bang……….pa cabar?
    salam hangat selalu

    mantabe

    Wah.. kan udah dikembalikan tasnya Blue.. ๐Ÿ™‚

  27. Hem, semoga saja mereka tidak pernah lupa tas mereka yang berisi otak / pikiran baik dan hati yang bersih yach Mas Nug…

    Hem tulisannya indah banget…dalam baget maknanya Mas Nug, saya suka itu ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

    Best regard,
    Bintang

    Makasih bidadari Bintang.. ๐Ÿ™‚

  28. klo dilht masyrkt indonesia ini bny yg kritis, tapi kok masih kecolongan ya mas…

    Menurutku, masyarakat kita yg kritis ekonominya buanyak… tapi yang mau menggunakan pemikirannya secara kritis, belum terlalu banyak, bidadari Enno.. ๐Ÿ™‚

  29. Mas, Mestinya bapak2 di gedung bundar itu pada baca ya, bapak2 yg jadi direktur di perusahaan2 juga baca, petinggi2 BUMN dan departemen juga baca. Kadang ternyata mereka itu kehilangan tasnya juga karena jabatan dan kekuasaan…

  30. Hahaa ..
    Aku jadi sering nonton tv belakangan ini, gara-garanya aku gak mau salah pilih nanti …
    Takut juga bila pilihan ini nanti dimintai pertanggungjawaban juga di Atas sana ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: