Keindahan & Kemerduan Sejati


Perkutut Bali 004

By: ASN, Jakarta, 11 Juli 2009

Di Sumatra, orang menyebutmu Balam
Di beberapa wilayah lain, orang menyebutmu Perkutut
Kau biasa terbang bebas dihutan-hutan
Perkutut Bali 002
Kesetiaanmu pada pasangan selalu merupakan bagian dari dirimu
Suaramu yang merdu telah membius banyak manusia
Mereka berebut memenjarakanmu
Dan menghargaimu dengan nilai setara dengan mata uang yang tinggi
Perkutut Bali 008
Perkutut Bali 009
Perkutut Bali 003
Tidakkah mereka lihat keindahanmu di alam bebas
Berjalan dan terbang dengan anggun tanpa batas
Perkutut Bali 0010
Perkutut Bali 006
Hm.. tidak sepertimu
Manusia memang sering kehilangan orientasinya
Orientasi atas arah, nilai2 kesetiaan dan arti keindahan sejati
Perkutut Bali 001
Perkutut Bali 005
Perkutut Bali 11
Bahwa keindahan dan kemerduan sejati sesungguhnya ada saat ada kemerdekaan dan kehidupan bebas di alam raya
Bukan dibalik kurungan sempit dan jeruji

Terpesona oleh keindahan Burung Perkutut Bali, yang terbang dan hidup bebas dialam terbuka. Bukan dibalik kurungan buatan manusia, seakan dihargai dengan nilai tinggi padahal sesungguhnya dipenjara. Senang mendapat kunjunganmu sahabat..

Mohon maaf para pecinta (red baca: Pemenjara) Perkukut, saya memang berbeda pendapat dengan kalian tentang nilai2 keindahan dan kemerduan suara sejati yang jauh lebih mahal (bahkan tak ternilai harganya) saat burung2 Perkukut itu bisa terbang bebas di alam sana (bukan dalam sangkar di pekarangan rumah kalian)…

    *Foto2 “Perkukut Bali” yang merdeka dan hidup dialam bebas, ini di ambil di Pantai Kuta tanggal 5 Juli 2009, antara pukul 09.03 sampai 09.15 waktu setempat.
Advertisements

6 Responses

  1. wah aku juga baru tulis tentang “Sayap-sayap tsubasa” hihihi

    EM

  2. Wow… foto2nya keren banget…

    Kok bisa2nya sih dapat moment burung liar terbang gitu..? Pasti gak mudah. Salut… 🙂

  3. Burung Perkutut Bali nya juga keren Mas. Seperti pake selendang atau dasi gitu di lehernya.. Cantik sekali.. 🙂

  4. Burung Perkutut liar yaa…?

    Bagi mereka yang suka memelihara (bahkan ada perkumpulannya segala), burung2 ini, apalagi yg dinilai bagus suaranya, harganya mahal sekali lho..

    Tapi sesunguhnya emang ironi ya…? Kalo emang menyukai kok malah memenjarakan..???

    Kayak cerita Manohara aja. Hahahaha… :mrgreen:

  5. Wow..
    Mas Nug emang beda yah..? Biasa orang mencoba menyodorkan keindahan perkutut dalam sangkar. Kali ini mas Nug bisa menyajikan keindahannya dialam lepas, bebas..

    Keren Mas.. 🙂

  6. saya setuju ma pandangan bapak. saya dlu suka mengamati kupu2 di taman depan rumah mbah. asyik sekali melihat kupu itu terbang kesana kemari. tapi sekarang, kupu2 itu sudah tk ada. entah kemana…

    salam kenal pak
    tukeran link dunk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: