Kenyamanan diri sendiri


By: ASN, Jakarta, 9 November 2009

Komenku di status fb sabahatku Yoga tanggal 29 Oktober 2009, aku sempat membahas tentang kenyamanan diri sendiri.

Suatu hari, saat makan dengan keluargaku di PIM2, aku pernah liat, maaf, orang yang super berat dan super gemuk yang duduk dimeja dihadapanku. Dia sedang santai makan di restoran dengan temannya.

Pada saat pertama melihatnya aku sempat berfikir betapa tidak nyamannya dia. Tapi ternyata… aku salah. Dia nyaman2 aja, menikmati makannya dan berbincang dengan temannya. Tanpa ada kesan takut tambah gemuk, gak peduli dia akan sulit keluar dari kursi yang didudukinya, gak peduli ada banyak pasang mata sesekali melirik mengamatinya… Dia sesungguhnya terlihat sangat nyaman dan menikmati makan direstoran itu..

Akh.. gak boleh prejudice atau menilai orang dari kacamataku. Aku meminta maaf pada diriku sendiri (dan padanya, dalam hati) atas praduga yang sempat melintas dibenakku dan mengangguk sambil memberikan senyum tulusku padanya. Dia juga tersenyum padaku. Dalam hati aku berucap, “Makasih ya, untuk maafnya…”🙂

Melanjutkan makan bersama keluargaku…

Sahabatku, kenyamanan itu sangat individualistis yaa… Dan kita tidak berhak menilai kenyamanan orang lain karena hanya kita sendiri yg paling tau apa yang paling nyaman untuk diri kita sendiri

    *Foto “Kembang Semak” ini kuambil di Resort Dago Pakar, Bandung, 21 Maret 2009 pukul 08.03 WIB.

7 Responses

  1. uuuh benar sekali mas
    makanya aku juga selalu pikir…
    ah biarkan saja org lain dengan kondisi yang dipilihnya sendiri
    tanpa “mencereweti” dan “menasehati”

    salam
    EM

  2. Setuju Mas.. Orang lain kadang suka kebanyakan mikir atau komen sementara yang ngerasain baik2 aja yaa..🙂

  3. Wah, nyindir gw ya Nug? Hahaha😀

  4. Thanks sudah berbagi di sini mas,,

  5. sebetulnya emang ga sehat om, kekekeke..
    tapi ya.. saya juga sebisa mungkin tidak mengomentari fisik orang, apalagi klo orang tersebut tidak merugikan saya.. toh saya sendiri tidak sempurna😀

    *iri. akhir2 ini saya sering merasa tidak nyaman dengan diri sendiri*

  6. Aku adalah apa yang aku pikirkan..klau kita berpikir tidak nyaman maka kondisi di luar akan tertarik dengan pikiran kita. Jadi enjoy aja.

  7. nyaman adalah seseuatu ketika kita berkompromi dengan diri sendiri…hehehehe dan untuk nyaman itu memang harus biar gak depresi mas😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: