Metamarfosa Air


By: ASN, Jakarta 29 November 2009

Mengembun..
Menetes..
Bergulir..
Mengalir..
Menguap..
Menjadi awan..
Turun dalam hujan
Basahi Bumi
Alirkan kehidupan

Menikmati tetes demi tetes air turun dari langit dengan deras, basahi dan bahkan merendam sebagian bumi..

    * Foto “Tetes Air” kuambil di Kampung Bamboe, Caringin, Bogor, 31 Desember 2008 pukul 05.58 WIB.

11 Responses

  1. …dan air yang sangat menyejukkan adalah air yang mengalir di singai-sungai Firdaus. Semoga bisa sampai ke sana…

  2. setelah mengalir basahi bumi, kembali mengembun, menetes, bergulir, menguap, menjadi awan dan turun dalam hujan tuk basahi bumi kembali… begitu seterusnya…

    akankah kita tega memutus mata rantai itu dengan perbuatan tidak bertanggung jawab? sehingga akibatnya kita tidak akan dibasahi kembali olehnya…

    perenungan yang mantap mas nug🙂

  3. air adalah intisari kehidupan😀

  4. Dan aku mengusapkan air kewajahku
    Biarkan dinginnya segarkan jiwaku

    Air memang merupakan sumber dan penyegar kehidupan.

    Nice posting Mas..🙂

  5. Metamorposis jiwa:

    Lahir
    Menjadi anak anak yang polos
    Remaja
    Dewasa
    Menikah
    Mati dan terlupakan

    ah sungguh tak ada yang abadi dibumi ini ya mas, abagi justru ketika kita berpulang

    *apa kabar mas Nug?🙂 sudah lama Ade gak kesini*

  6. Sebuah siklus yang tak boleeh terputus…
    Dan sering kali karena ulah manusia siklus itu jadi terputus atau berubah…
    Yang ada jadinya muncul BANJIR atau KEMARAU PANJANG…
    Kenapa kita (manusia) susah sekali untuk belajar yaa..?

  7. Bahkan komponen terbesar dari tubuh kita, manusia, pun adalah air..
    Mengapa kadang begitu sulitnya bagi orang untuk menghargai air..?
    Benar Mas, air adalah media yang mengalirkan kehidupan..

    Hm.. sebuah perenungan yang singkat tapi tajam dan dalam… Tulisan khas mas Nug bangett..🙂

  8. Air memang tak bisa lepas dari kehidupan manusia…kekurangan air membuat hidup kita sengsara.
    Saya rela bergelap-gelap an, asal air tetap mengucur deras

  9. Benar mas.. Sayang ketidak seimbangan siklus (karena ulah manusia juga) membuat banyak wilayah sekarang terendam dan banjirrr saat musim hujan gini..😦

  10. Uraian kata khas mas Nug..

    Singkat, padat, dalam..

    Diam, merenungi banjir yang mengancam…🙂

  11. Hm.. Sebuah siklus kehidupan. Jangan sampai ada tangan2 jahil yang memutuskannya ya Mas…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: