Tarian Air

Air Mancur 01

By: ASN, Jakarta, 31 Maret 2010

Begitu muncul, kau langsung mencuri perhatianku
Sebuah kolaborasi keindahan dan simplicity alam
Menari akibat sebuah mesin dorong elektrik sederhana

Lalu kau mulai dengan gerakmu
Kadang meliuk dari bawah ke atas
Sentuhan lembut, gerakan mengapai angin

Lalu kau jatuh dalam gemricik
Terdengar merdu walau kadang sedikit gaduh
Sebuah kehidupan dan gairah membara

Air mancur. Sensasi eksotisme alam dalam tangan manusia selalu yang mengagumkan


    *Foto “Tarian Air” ini kuambil di Shanghai, didepan hotel tempatku menginap, 16 Maret 2010 pukul 22.14 Waktu setempat.
Advertisements

Persimpangan…

By: ASN, Jakarta, 28 Maret 2010

Malam mulai menyelimuti
Dan kehidupan seakan memperlambat putarannya
Manusia-manusia berdiri disana dengan wajah ragu

Banyak pilihan jalan kehidupan
Masing-masing bawa konsekwensi berbeda
Pilihan langkah yang kadang tak mudah

Namun tak bisa berlama-lama dipersimpangan
Kita semua tetap harus teruskan hidup
Melangkah dan tentukan pilihan

Bermodal tekad, pengetahuan dan niat baik
Pastikan langkah dan pilihan
Nikmati kehidupan yang terpampang dibaliknya

Sahabatku, hampir pasti semua kita pernah merasakan berada dipersimpangan kehidupan dan harus menentukan pilihan jalan..

    *Foto “Blue Intersections” ini kuambil di Shanghai, China, tanggal 16 Maret 2010, pukul 21.57 waktu setempat.

Selamat jalan Guru Kehidupan

ASN & Kak Res

By: ASN, Jakarta, 27 Maret 2010

Ketika sosok yang terkesan nyeleneh itu maju memimpin
Ada banyak pro kontra menyertainya
Namun ia maju terus dalam keyakinan penuhnya
Bahwa sebuah itikad baik dan pengalaman sudah cukup
Kemasan luar bukanlah esensi persoalan
Target akhir merupakan indikator pencapaian

Alhasil manusia-manusia muda yang bergabung juga tak banyak
Hanya mereka yang mampu kuatkan fisik dan mental yang tersisa
Tak urung semua kuburan sudah didatangi
Hutan belantara ditembus
Rawa-rawa dilewati
Karang terjal dipanjat
Gunung tinggi didaki hingga kepuncaknya

Sosialisasi dan jalinan persahabatan terbentuk
Kesiapan menghadapi hidup ditata ulang hingga ke basic
Kesetiakawanan, kejujuran dan nilai-nilai kehidupan diterapkan
Kepemimpinan dikembangkan dibatas maksimal
Fisik dan mental yang lemah jadi kuat
Sifat penakut jadi pemberani
Si peragu menjadi penuh percaya diri
Si sombong kini tundukkan kepala dan hati
Tak ada kata menyerah

Manusia-manusia muda itu kini bertebaran dimuka bumi
Menjalani kehidupan mandiri mereka dengan penuh percaya diri
Melewati persaingan ketat mencapai prestasi

Sekolah apakah ini..?
Ini adalah sekolah kehidupan
Dan dibalik itu ada seorang manusia nyeleneh berhati mulia
Yang kadang berada didepan dan kadang mendorong dari belakang
Yang tak pernah berhitung untung rugi untuk manusia-manusia muda itu
Membagi privacy dan waktunya untuk mereka
Berbagi segala ilmu kehidupannya tanpa reserve

Kami memanggilnya dengan sebutan “Kak
Dia adalah seorang “Res Natawijaya

Terima kasih Kak Res atas kesempatan bergabung denganmu
Pada sekolah kehidupan dimasa usia muda kami
Jasa, ilmu dan segala tips kehidupan darimu tertoreh dalam
Tak kan pernah bisa terlupakan

Selamat jalan Kak Res..
Kami tau kau akan tetap senang dan berbahagia diperjalan jiwamu
Dan doa kami selalu menyertaimu
Semoga Allah memberi tempat terbaik untukmu disisiNYA

NB: Gak usah repot2 siapin Kambing Guling segala (seperti kebiasaanmu dulu itu) jika suatu hari kita bertemu lagi disana kelak.. 🙂

Berduka atas berpulangnya Kak Res Natawijaya, seorang guru kehidupan. Selamat jalan Kak Res. Semua pejalaran kehidupan darimu telah membentuk kami jadi manusia-manusia seperti sekarang ini. Semoga Allah memberimu tempat terbaik disisiNYA. Amin…

Sapaan kesejukan alam

By: ASN, Jakarta, 23 Maret 2010

Deretan pohon kering pembatas alam
Ada keindahan dibalik batang-batang kayu itu
Kebiruan alam indah selimuti bumi

Membiarkan angin dingin menyentuh wajahku
Ada gunung dan puncak-puncak bersalju
Selaras alam menyapa ramah

Terus melaju ditepian danau
Melangkah damai hingga kebatas pantai
Sapaan bersahabat dan nikmat keindahan alam

Selalu senang mendapat sapaan kesejukan dan keindahan alam.. 🙂

    *Foto “Sapaan sejuk alam” ini kuambil dijalan menuju Milford Sound, South Island, New Zealand, tanggal 3 November 2008 pukul 06.54 waktu setempat.

Bahasa verbal vs bahasa tubuh

By: ASN, Jakarta, 21 Maret 2010

Tadi malam ketawa2 berdua kakak saat nonton TV
Acara interview Anang dan pasangan duet barunya Syahrini
Belajar membedakan bahasa verbal dan bahasa tubuh

Ternyata bahasa tubuh sangat jujur dan terbuka
Sulit menutupi reaksi hormonal yang muncul dalam ekspresi dan reaksi
Tak mudah sama sekali menutupinya

Sementara Bahasa verbal sangat bisa diatur-atur
Banyak diplomasi, upaya menutupi, bahasa sopannya bohong
Ungkapan ketidaksiapan alamiah yang tidak salah juga

Lihatlah bunga kuning indah merekah itu
Dapatkah bahasa tubuhnya mengatakan dia sedang kuncup dan layu?
Apapun bahasanya, simply ia adalah bunga kuning indah dan mekar

Idealnya emang kita bisa mengkombinasikan keduanya dengan baik
Sehingga bisa saling bersinergi dan meningkatkan bobot komunikasi
Dan bukan saling bertabrakan dan membuat suasana jadi kikuk

Tapi bicara doank emang gampang
Coba nyerasain sendiri…
Mungkin, gitu kira-kira Anang menjawab pertanyaanku 😀

Sebuah tulisan ringan, ngegosip dan gak penting sekali. Have a good day every one..

*Kakak adalah panggilanku pada Karina Larasati Putri, anakku yang tertua.
**Foto “Bunga Kuning” ini kuambil di Puncak Panorama, Danau Kembar, Sumbar, tanggal 23 Mei 2009 pukul 10.40 WIB.

Jembatan Biru

By: ASN, Jakarta, 20 Maret 2010

Senja menjelang, ku ayun kaki melangkah lepas
Susuri jalan-jalan sedikit lenggang dikotamu
Dingin datang bersama angin menembus pori kulitku

Ada cahaya terang dibalik jembatan panjang melintas kota
Senyum mengisi malam diantara lampu-lampu gedung pencakar langit
Deretan biru beri bantalan mesin-mesin menderu

Sejenak kuhentikan langkah
Ada keindahan dibalik tembok-tembok beton kokoh itu
Hutan beton berhias selimut biru mengisi malam

Kembali ayunkan langkah kaki
Ku tau kearah mana harus berjalan
Selamat malam…

Suka sekali melihat lampu2 biru hiasi beton2 jembatan di Shanghai, China. Upaya mempercantik rimba beton yang sangat berhasil..

    *Foto “Jembatan Biru” ini kuambil di Shanghai, 15 Maret 2010, pukul 19.42 waktu setempat.

Keindahan Artifisial..

By: ASN, Shanghai, 17 Maret 2010

Angin dingin itu masih terasa menusuk hingga ke tulang
Dan tak satu pun daun-daun hijaumu muncul kembali
Aku tak dapat temukan segar dan senyum indah pagi harimu

Ku tau masa sulitmu dan memilih menghampiri saat senja tiba
Mengalungimu dengan beberapa kristal bening berkilau
Mencoba menangkap aura kehangatan dan indahmu malam hari

Dan kini angin dingin itu seakan menghilang
Kehangatan artifisial tak terkesan dipaksakan
Aku menangkap senyum indah dan menghampirimu

Keindahan artifisial, tidak selalu negatif. Disaat yang tepat dan tak berlebihan, bisa sangat menolong dan berarti.

*Foto “Keindahan Arifisial dipenghujung musim dingin” ini kuambil di depan Hotel Marriott, Changfeng Park, Shanghai, China, 16 Maret 2010, pukul 18.25 waktu setempat.

%d bloggers like this: