Bahasa verbal vs bahasa tubuh


By: ASN, Jakarta, 21 Maret 2010

Tadi malam ketawa2 berdua kakak saat nonton TV
Acara interview Anang dan pasangan duet barunya Syahrini
Belajar membedakan bahasa verbal dan bahasa tubuh

Ternyata bahasa tubuh sangat jujur dan terbuka
Sulit menutupi reaksi hormonal yang muncul dalam ekspresi dan reaksi
Tak mudah sama sekali menutupinya

Sementara Bahasa verbal sangat bisa diatur-atur
Banyak diplomasi, upaya menutupi, bahasa sopannya bohong
Ungkapan ketidaksiapan alamiah yang tidak salah juga

Lihatlah bunga kuning indah merekah itu
Dapatkah bahasa tubuhnya mengatakan dia sedang kuncup dan layu?
Apapun bahasanya, simply ia adalah bunga kuning indah dan mekar

Idealnya emang kita bisa mengkombinasikan keduanya dengan baik
Sehingga bisa saling bersinergi dan meningkatkan bobot komunikasi
Dan bukan saling bertabrakan dan membuat suasana jadi kikuk

Tapi bicara doank emang gampang
Coba nyerasain sendiri…
Mungkin, gitu kira-kira Anang menjawab pertanyaanku 😀

Sebuah tulisan ringan, ngegosip dan gak penting sekali. Have a good day every one..

*Kakak adalah panggilanku pada Karina Larasati Putri, anakku yang tertua.
**Foto “Bunga Kuning” ini kuambil di Puncak Panorama, Danau Kembar, Sumbar, tanggal 23 Mei 2009 pukul 10.40 WIB.

Advertisements

7 Responses

  1. Kalo kebanyakan bahasa tubuh, jadi susah menebaknya, Mas.. Jadi kudu dikombinasikan dan dilihat situasinya juga.. Kalo perlu tubuh yang berbahasa, ya monggo… 😀

  2. Gw suka tuh liat bahasa tubuh penyanyi saat dipanggung. Khususnya Inul Daratista… Huahahah
    *Sambil buka2 Kamus Bahasa Tubuh, nyari artinya…* 😀

  3. ..
    Nonton gosib juga mas.. 🙂
    Pak mario teguh juga pernah tuh membahas bahasa tubuh..
    Body langauage emang asik untuk dipelajarin..
    🙂
    ..

  4. Hm…
    Mending sembunyi dibalik tembok aja, dari pada dibacain mas nug bahasa tubuhku… Hahaha 😀

  5. Jadi intinya: Anang suka bunga warna kuning ya Mas?
    He he…

  6. Seneng juga sekali-kali baca berita infotainment dirumah mas Nug… Trus, jadi menikah gak mereka Mas..? Lah.. malah terusin buat gosip.. Hahaha.. 😀

  7. Justru kita harus bisa memperhatikan bahasa tubuh, terutama kalau kita menjadi seorang pemimpin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: