Sepeda Tua


Photobucket

By: ASN, Yogyakarta, 24 Mei 2011

Ada yang hentikan langkahku di sudut kota
Sebuah kesederhanaan yang meresap di jiwa
Sepeda ontel tua, masih wira-wiri di jalan yang kini beraspal
Menyapa jiwa, dengan sentuhan kehidupanmu yang tak berubah
Kau tampak berkarat, di lekang usiamu
Ada tatap dan hati yang bertanya
Apakah kau mendapat arti untuk kesetiaanmu ?

    *Foto “Sepeda Tua” ini kuambil di suatu sudut di Candi Prambanan, Yogyakarta, tanggal 24 mei 2011, pukul 16.51 WIB.

3 Responses

  1. ‘Basikal tua” ada sebuah lagu dari almarhum penyanyi SUDIRMAN HJ ARSHAD dr Malaysia…

    antara bait2 dlm lagu itu…’orang biasa,,basikal tua…’

    adakah memang basikal tua lambang orang biasa….tidak kan…?

    Basikalku masih utuh disini..bukan sebagai kenderaan…cuma buat keliling taman sebagai riadah ja..hehehe

    Sepeda tua lambang orang biasa ? Hm.. gak juga. Tapi sepeda tua bagiku merepresentasikan klasik dan kesederhanaan. Sepada baru yg modern sangat berbeda gaya dan ‘harga’. Roz.. Hehehe.. Makasih ya. Salam hangat🙂

  2. sudah berkarat rupanya dia…
    tapi, tetap ada sensasi luar biasa ketika memakainya kok…🙂

    Ya, sahabatku. Sepeda Ontel tua, masih banyak di jalan2 Yogya. Ia tetap bermanfaat dan memberikan sesasi tersendiri saat dikendarai yaa.. Makasih. Salam hangat🙂

  3. Waduh …
    Lampunya sampe coklat begitu Mas Nug

    Perlu digosok braso nih

    salam saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: