Gerimis senja

 photo IMG_3223a1 Small_zpsrhnpipwf.jpg

By: ASN, Jakarta, 15 Juli 2015

Jalanan basah
Warna malam yang sepi
Meresap dingin

Masih gerimis
Tetap ayunkan langkah
Susuri kota

    *Foto “Gerimis senja” ini kuambil di salah satu sudut kota Amsterdam, Belanda, tanggal 25 Desember 2012, pukul 21.19 waktu setempat.
Advertisements

Gerimis pagi

 photo IMG_5999b1Small_zps7c712e5d.jpg

By: ASN, Lok Baintan, 1 April 2012

Pagi yang gerimis..
Aku tetap mengayuh perahu
Menyisir sungai, bawa hasil kebunku
Bertemu berbagai perahu dan orang
Di Pasar terapung Lok Baintan
Mau beli jeruk atau pisang ?
Segar dan baru dipetik..

    *Foto “Gerimis pagi” ini kuambil di pasar terapung di Lok Baintan, Kalimantan Selatan tanggal 1 April 2012, pukul 06.52 WIT.

Senyum pagi

Photobucket

By: ASN, Lok Baintan, 1 April 2012

Gerimis…
Mengayuh perahu
Berkumpul, bercanda
Membawa hasil kebun
Tersenyum pada pagi

Senyum Pagi di Sungai Martapura

Photobucket

By: ASN, Lok Baintan, 1 April 2012

Pagi ini, gerimis
Aku tetap disini
Kenakan poncoku
Gunakan lipstik
Mengayuh perahu
Berharap menjual
Hasil kebunku
Tersenyum..

    *Foto “Penjual Jeruk di Pasar Terapung” ini kuambil di Sungai Martapura, di wilayah Lok Baintan, Kalimantan Selatan, tanggal 1 APril 2012, pukul 06.55 WIT.

Menuju Pasar Terapung

Photobucket

By: ASN, Lok Baintan, 1 April 2012

Dalam gerimis
Dan, dingin pagi
Aku tetap mengayuh
Lajukan perahu kayuku
Berharap rizki dihariku

    *Asli foto “Menuju Pasar Terapung” ini kuambil di Sungai Martapura, di daerah Lok Baintan, Kalimantan Selatan, yang menjadi Pusat Pasar Terapung, tanggal 1 April 2012, pukul 06.51 WIT.

Gerimis Senja

Photobucket

By: ASN, Milan, 9 November 2011

Butir bening itu, dingin meresap di celah bebatuan
Sebagian pantulkan lampu-lampu di gedung tua
Kilapkan lintasan rel trem susuri kota
Tersenyum di ujung persimpangan
Berharap sepercik hangat
Mengisi ruang jiwa

    *Foto “Gerismis Senja” ini kuambil di salah satu sudut Milan, Italy, tanggal 9 November 2011, pukul 20.45 waktu setempat.

Super Moon @ Home

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 20 Maret 2011

Hadirmu yang 18 tahun sekali
sisakan tanya, seperti apakah dirimu?
Dan, aku setia menanti di balik gerimis
Namun, kau terlalu malu
Sembunyi dibalik pekat malam dan awan
Hampir ku berlalu
Lalu kau tersenyum padaku
Selamat malam

    *Berusaha mengabadikan Super Moon dan berharap melihat bulan yang besar dan jelas. Tapi sepertinya langit kurang bersahabat dan gak terlihat luar biasa.
    **Foto “Super Moon @ Home” ini kuambil dari rumahku tanggal 19 Maret 2011, pukul 23.38 WIB.
%d bloggers like this: