Ilalang

 photo IMG_7303e1 Small_zpsmjkhp5fw.jpg

By: ASN, 20 Juli 2015

Bunga ilalang
Penuhi padang rumput
Terbangkan benih

Dan, aku datang
Sambut uluran tangan
Sentuhan lembut

    *Foto “Ilalang” ini kuambil di Belitung Barat, tanggal 6 April 2012, pukul 13.15 WIB.

Senyum Ilalang

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 9 September 2011

Mencuat indah di pinggir jalan
Seakan tegaskan hadirmu
Ya, aku ada. Tersenyum
Mengayun lembut
Uluran tangan
Salam jiwa
Hangat

    *Foto “Bunga Ilalang” ini kuambil di pinggir jalan sepulang dari Kuala Tungkal menuju Jambi, di Jambi, tanggal 21 September 2010, pukul 15.26 WIB.

Antologi Puisi Menjaring Cakrawala

Berikut ini adalah 7 Puisi yang aku berikan kepada Bang Ersis Warmansyah Abbas, Bang EWA, demikian aku biasa memanggilnya, dalam rangka ulang tahunnya yang ke-53 tanggal 15 November 2010 lalu. SELAMAT ULANG TAHUN Bang EWA. Semoga panjang umurnya berkah, sehat, happy dan sukses selalu. 🙂

Bening Pagi

Bening Pagi

By: ASN, Jakarta, 16 Mei 2010

Keheningan terpecah gemricik
Antar damai suara alam
Dan, di balik kilau mentari yang mulai muncul
Kutangkap bening hati menetes ke Bumi
Alirkan sejuk ke relung jiwa

    *Foto “Butiran Air Hujan” ini kuambil di atap rumahku di Jakarta tanggal 16 Mei 2010, pukul 12.25 WIB

Kapal Kayu di Sunda Kelapa

Kapal Kayu di Sunda Kelapa

By: ASN, Jakarta, 8 Juli 2010

Desir angin laut lembut menyapa
Aku terhenti disudut dermaga ini
Deretan kapal-kapal kayu bersandar
Kini mereka tanpa layar
Mengandalkan mesin dan navigasi terbatas
Menyisir gulungan ombak samudra
Tradisi keberanian bangsa pelaut

    *Foto “Kapal Kayu di Sunda Kelapa” ini kuambil di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, tanggal 8 Juli 2010 pukul 17.50 WIB.

Ketangguhan Sederhana

Ketangguhan Sederhana

By: ASN, Milan, 3 November 2010

Tak ada warna-warna mencolok
Kau selalu hadir dengan sederhana
Namun, kau menyimpan sebuah ketangguhan
Kekuatan bertahan dan lewati kerasnya kehidupan
Kau mengayun anggun disana
Di padang rumput
Di tengah kota
Dimana-mana
Ilalang

    *Foto “Ilalang” ini kuambil di tengah kota Milan, Italia, tanggal 3 November 2010, pukul 06.15 pagi waktu setempat.

Ketika Kabut Datng

Ketika Kabut Datang

By: ASN, Mount Titlis, Switzerland, 7 Juni 2010

Dan, kabut tebal itu datang lagi
Tutupi ujung pandang
Keretaku tetap meluncur
Menggantung di tali baja
Masuk tepat ketengahnya
Tuntaskan tanya di hati
Apakah yang kan kutemui
Di ujungnya nanti..?
Terus meluncur..

    *Foto “Kabel Baja dan Kabut” ini kuambil di Mount Titlis, Switzerland, tanggal 7 Juni 2010, pukul 12.24 waktu setempat.

Saatnya Beristirahat

Saatnya Beristirahat

By: ASN, Jakarta, 15 April 2010

Di ujung hari yang sibuk..
Hentikan pekerjaan yang mengalir deras
Memandang keindahan Metropolitan
Disaat alam memberi signalnya
Hadirkan kemilau di batas langit
Selimuti bumi dengan kegelapan
Nyamankan mata yang meredup
Pulanglah..
Saatnya beristirahat..

    *Foto “Senja di Jakarta” ini kuambil dari lantai atap, Intiland Tower di Jalan Sudirman, Jakarta, tanggal 15 April 2010, pukul 18.02 WIB.

Jelang Senja di Batanghari

Jelang Senja di Batanghari

By: ASN, Jambi, 21 September 2010

Hening sekali
Musik alam, damai
Para nelayan sungai telah pulang
Tinggalkan Tangkul-tangkul mereka di balik siluet senja
Bersiap menyambut malam

    *Foto “Jelang Senja di Batanghari” ini kuambil di tepi Sungai Batanghari, Jambi, tanggal 21 September 2010, pukul 17.21 WIB.

Salam Pagi di Eropa

Salam Pagi di Eropa

By: ASN, Eropa, 2 Juni 2010

Saat gelap dan dingin masih selimuti belahan Bumi
Kau muncul dengan silau sinarmu
Hangatkan dan terangi hari
Bawa harapan baru
Selamat pagi

    *Foto “Sunrise di Langit Eropa” ini kuambil dari dalam pesawat di ketinggian sekitar 37.000 feet saat melintasi daratan Eropa tanggal 2 Juni 2010 pukul 04.47 pagi waktu setempat.

Ilalang di Tengah Kota

Photobucket

By: ASN, Milan, 3 November 2010

Ada sapa hentikan langkahku
Sebuah ayun perlahan, anggun
Sapu lembut tiupan angin

Selalu terpesona
Suatu yang sangat alami
Keindahan di balik kesederhanaan

Akh..
Masih dingin sekali pagi ini
Terima kasih untuk senyum indahmu

    *Foto “Ilalang di Tengah Kota” ini kuambil disuatu sudut kota sekitar Garibaldi, Milan, Italy, tanggal 3 November 2010, pukul 06.15 pagi waktu setempat.

Bunga Ilalang

Photobucket

Jambi, 21 September 2010

Berjalan disisimu
Langkahku terhenti
Ada damai meresap di balik kesederhanaan
Keindahan alami tak tersentuh polesan
Terima anggukanmu, anggun..
Aku tertegun dan tersenyum
Terima kasih atas sapamu
Selalu nikmati hadirmu
Salamku Ilalang..

    *Foto “Setangkai Bunga Ilalang” ini kuambil di pinggir jalan sepulang dan tak jauh dari dari Kuala Tungkal, Jambi, tanggal 21 September 2010, pukul 15.26 WIB.

Setangkai Bunga Ilalang

By: ASN, Jakarta, 27 Februari 2010

Ketika padang rumput itu hanyalah sebuah hamparan kering
Aku mampir disana, bertahan dibalik dahaga
Tumbuh dan kini hadir dengan setangkai bunga

Bungaku mungkin tak indah
Namun halus, penuh uraian benih kehidupan
Siap terbangkan ribuan bibit Ilalang muda sejauh angin bertiup

Sejatinya aku hanyalah setangkai Ilalang
Menjulang diantara hijau dan gersang yang datang bergantian
Sekedar mengambil sebuah peran, berbagi dalam kehidupan

Setangkai bunga Ilalang yang siap hamburkan benih kehidupan bersama tiupan angin dipadang rumput..

    *Foto “Setangkai Bunga Ilalang” ini kuambil di Resort Dago Pakar, Bandung, 21 Maret 2009, pukul 07.37 WIB.

Bunga Ilalang

By: ASN, Jakarta, 8 Oktober 2009

Sekilas tak ada kesan istimewa atas kehadiranmu
Tak ada warna merah atau warna2 cerah seperti bunga2 lain
Kau tetap hadir apa adanya tanpa peduli penilaian orang lain

Namun saat satu demi satu bungamu mekar diujung batang hijau
Dan warna cream berkilau warnai permukaan padang yang luas
Kau benar2 memberi warna alami didataran itu
Continue reading

%d bloggers like this: