Berbeda arah..

By: ASN, Jakarta, 19 Januari 2010

Saat kehidupan mengalir deras
Dan arah alirannya tertuju pada suatu mata angin
Hampir semua anggota ekosistem kehidupan mengikutinya

Berjalan dan mengarah searah
Sebuah stereotype kehidupan
Bergerak kesatu arah yang sama..

Namun, disalah satu puncak bukit itu
Diterpa angin dingin pegunungan bersalju
Kau memilih arah kehidupanmu sendiri

Tak takut dilihat berbeda
Pertahankan setiap daun yang dari tiupan angin kencang
Berdiri kokoh diatas kakimu menantang langit

Akh.. sebuah fenomena kehidupan
Bukankah tidak selalu kehidupan berjalan searah..?

Tertegun melihat sebuah Cemara yang tumbuh kearah yang berbeda dengan Cemara2 lain disekitarnya..

    *Foto “Berbeda arah..” ini kuambil diwilayah Station 5, titik tertinggi yang dapat dicapai dengan kendaraan di Mount Fuji, Jepang, tanggal 13 September 2009, pukul 14.50 waktu setempat.

Tak Ada Resolusi

By: ASN, Jakarta, 30 Desember 2009

Memandang sekeliling..
Beberapa orang sedang sibuk membuat resolusi
Suatu acuan dan targetnya tahun depan

Akh… aku tak membuat resolusi
Takut menjadi luntur jika tak terpenuhi
Atau seperti Resolusi PBB yang bisa dicuekin jika berhadapan dengan Adidaya

Kali ini aku memilih hanya melakukan evaluasi
Melihat kedalam, segala sisi yang perlu perbaikan
Lalu membuka krannya lebar2 untuk tahun depan
Dan membiarkannya mengalir deras
Lalu aku akan mengikuti alirannya

Ada banyak harapan dan impian
Tapi, tak ada resolusi

Memilih tidak membuat resolusi untuk tahun depan, sekedar berkomitmen memperbaiki diri dan tetap melakukan yang terbaik…

    *Foto “Menjelang Malam disisi Gunung Fuji” ini merupakan hasil editan. Foto aslinya kuambil di Komagatake, didekat Mount Fuji, Jepang, tanggal 13 September 2009 pukul 16.45 waktu setempat.

Aliran damai di relung jiwa

By: ASN, Jakarta, 28 Oktober 2009

Menikmati riak-riak kecil dipinggir danau
Dan air yang bening tayangkan bayang Matahari
Diantara perahu-perahu yang berlabuh

Ada kedamaian dibalik nuasa alam
Bisikan angin dingin kawasan pegunungan
Membawa kesejukan hakiki direlung jiwa
Continue reading

Lampion disudut bagunan tua

By: ASN, Jakarta, 27 Oktober 2009

Diera serba modern ini kau masih terlihat anggun
Berayun-ayun tertiup angin diujung bangunan tua
Memberi cahaya orang-orang disekitarmu

Daya terangmu tak sehebat lampu halogen ribuan watt
Kau tampil bersahaja dengan cahayamu secukupnya
Menebar aura magis romatis disekitarmu

Bersiap menyambut malam..

Sahabatku, Lampion ini hanyalah simbol. Berbagi cahaya terang, sekecil apapun itu, akan sangat bermanfaat. Teruslah menjadi sumber cahaya dan menerangi sekitar kita..

    * Foto “Lampion disudut bangunan tua” ini kuambil di Kuil Shinto Meiji di Tokyo, tanggal 12 September 2009 pukul 10.10 pagi waktu setempat.

Keindahan Pagi

By: ASN, Jakarta, 17 Oktober 2009

Sebuah senyum indah tanpa kata
Dan tatapan ramah tanpa sapa
Keceriaan bersama uluran tangan

Merasakan getar jiwa
Frekwensi hati yang tulus
Kehangatan menjalari raga
Continue reading

Jalan2 ke Gunung Fuji

By: ASN, Jakarta, 6 Oktober 2009

Rasanya belum ke Jepang jika belum melihat gunung yang menjadi lambang dan identik dengan negara sakura ini. Ya, Gunung Fuji.


Continue reading

Sebilah Sayap Sambut Mentari

Sebilah Sayap Sambut Mentari

By: ASN, Jakarta, 18 September 2009

Mentari mulai merahkan batas langit
Sayap itu masih membentang lebar diketinggian
Membelah angin dan dinginnya malam

Ada sinar kehidupan mulai terangi ufuk timur
Ada pencerahan dan keberanian tebangkan angan
Sebilah sayap membawa serta manusia didalamnya

Ya, manusia-manusia yang berani mencoba
Manusia yang berani melangkah
Kembangkan sayap mencapai cita

Sahabatku, kadang kita perlu “sayap” untuk terbangkan angan setinggi mungkin, berani menembus awan, angin dan dingin, menyambut mahahari.. Apakah hanya akan terus menunggu..?

    *Foto “Sebilah Sayap Sambut Mentari” ini kuambil menjelang terbitnya matahari di atas wilayah udara Jepang, tanggal 11 September 2009 pukul 05.53 pagi waktu setempat (Tokyo). Diambil selepas sahur dan sholat Subuh di pesawat Malaysian Airlines MH 088 dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Narita, Tokyo.
%d bloggers like this: