Bulan kebajikan

 photo IMG_9526B1 Small_zps3tyf5kq0.jpg

By: ASN, Jakarta, 19 Juni 2015

Ramadhan tiba
Aura kebajikan
Bersihkan hati

    *Foto “Bulan kebajikan” ini adalah hasil editan foto Masjiid Jam’ Darussalam di Koto Baru, Sumatra Barat, yang kuambil tanggal 20 Juni 2014.
Advertisements

Damai senja

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 18 Agustus 2012

Jelang senja
Diakhir Ramadhan
Sajian indah dan damai
Hangat menyentuh jiwa

    *Foto “Damai senja” ini kuambil dari jendela rumahku sore ini, tanggal 18 Agustus 2012, pukul 17.36 WIB.

Di Sudut Baiturrahman

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 5 Agustus 2011

Desir Ramadhan..
Aliran halus frekwensi relegi
Tertunduk dalam, di sudut Masjid tua ini
Berusaha temukan jembatan, antara asa dan doa
Nikmati sentuhan lembutMU, di dasar jiwa

    *Foto “Masjid Raya Baiturrahman” ini kuambil di Banda Aceh, tanggal 16 Juli 2011, pukul 22.48 WIB.

Selamat Idul Fitri, Maaf Lahir Batin

Masjid adn Adzan Maghrib di Sunda Kelapa

By: ASN, Jakarta, 9 September 2010

Takbir penuhi langit
Alunan frekwensi jiwa meresap di relung hati
Dan, aku masih tertunduk di atas sajadahku
Larut dalam berbagai rasa, tercampur aduk
Sedih, akan berlalunya Ramadhan suci ini
Galau, dalam tanya…
Apakah Allah masih akan mempertemukanku dengan Ramadhan tahun depan?
Bahagia, jelang suasana suka cita dan hangat keluarga di Hari Raya
Bening, saat maaf demi maaf mengurai bahasa indah hati, tulus
Hening, tersentak dibalik tabuh beduk dan gelak tawa anak2

Aku bangkit dan menghampiri..
Hantarkan senyum dan ulurkan tangan, jabat erat semua sahabat
Selamat Idul Fitri bagi bagi seluruh sahabatku yang merayakan
Mohon maaf yang tulus untuk segala khilaf dan salah pada semua sahabatku

Semoga esok bawa kita jadi manusia yang lebih baik.

    *Foto “Masjid dan Adzan Maghrib di Sunda Kelapa” ini kuambil di Pelabuhan Sunda Kelapa, tanggal 8 Juli 2010, pukul 18.10 WIB.

Marhaban ya Ramadhan

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 8 Agustus 2010

Menjelang memasuki bulan suci ini
Suara Adzan menggema jauh ke relung hati
Aura kuat Ramadhan terasa menyentuh jiwa
Terbesit kilas balik perjalanan kehidupan setahun
Terhenyak, ketika kejujuran mulai berhitung
Apakah hidupku lebih baik dari tahun lalu?
Tertunduk lama, di ujung sajadah
Sadari begitu banyak kekurangan diri
Dan, begitu baik Allah memberiku waktu
Juga, memberiku kesempatan dan kesempatan
Mengapa aku tetap saja tak banyak berubah..?
Terselubung oleh ego keduniawianku semata..
Aku tahu Allah mengetahui segala isi hati
Semoga aku mengerti arti sebuah kesempatan
Tak berharap menjadikanku mahluk suci bersayap
Cukup menjadikanku manusia yang lebih baik, esok
Gunakan Ramadhan sebagai titik awal perbaikan
Marhaban ya Ramadhan..

Untuk semua sahabatku, Memasuki bulan suci Ramadhan ini, aku mohon maaf ya, atas semua kesalahan. Bagi sahabat2ku yg menjalaninya, selamat berpuasa dan menikmati indahnya Ramadhan..

    *Foto “Mesjid Agung An-Nur Pekanbaru” ini kuambil dari jendela hotel, di Pekanbaru, tanggal 27 Juli 2010, pukul 23.00 WIB.

Tolong Selipkan Kalkulator didekat jasadku..?

Kalkulator

By: ASN, Jakarta, 28 Agustus 2009

Hiii… judulnya kenapa rada serem gitu yaa..? Santai dulu aja sahabatku.. ini cuma pemikiran ringan (gak mengerikan) yang lewat sekelebat begitu saya dalam benakku kemarin.

Mendapat ide dari komenku dirumah sahabatku Trainer, aku menulis begini distatus FBku kemarin.

    Dalam aura puasa dan perenungan buat diri sendiri sempat berpikir: “Apa perlu yaa berpesan untuk menyelipkan kalkulator jika suatu saat aku meninggal” karena aku khan suka bolot kalo ngitung, sementara aku tau dosa2ku SEGUNUNG. Takut kalo …malaikat juga bingung sangking buanyaknya… Sedangkan kalo untuk ngitung pahala sih masih gampang, aku gak perlu kalkulator karena ternyata cuma sedikit… SELAMAT BERPUASA.. 🙂

Ternyata tulisan singkatku ini cukup menggelikan, menggelitik dan sekaligus membuatku malu sendiri tiap kali melihat Kalkulatorku disisi meja kerjaku… 😉

“Makanya Nug, mbok ya jangan mikirin masalah duniawiiii terus tho..” Hahaha.. :mrgreen:

Sebuah perenungan untuk diri sendiri dibulan Ramadhan..

    *Foto “Kalkulatorku” ini kuambil di meja kamarku tanggal 28 Agustus 2009 pukul 10.48 WIB.

Selamat Datang Ramadhan

Pesona Mesjid

By: ASN, Jakarta, 20 Agustus 2009

Menyusuri kehidupan sibuk, hari demi hari
Tak terasa kini kau datang menjelang
Perubahan suasana yang tiap kali, membekas dalam

Dalam kehikmatan orang-orang berpuasa
Tak berpikir jauh dan muluk untuk penghapusan dosa yang menumpuk
Sekedar sebuah upaya menjadi manusia yang lebih baik

Bulan, dengan aura relegius yang kental
Suara Adzan atau orang mengaji, getarkan sanubari
Jiwa-jiwa tenang, dalam sujud-sujud malam
Continue reading

%d bloggers like this: