Kokoh jiwa

 photo 315a1Small_zps3f2be291.jpg

By: ASN, jakarta, 10 Desember 2012

Struktur kayu sederhana
Membawaku ke tengah samudra
Bertanya di batas nyaliku
Berkontribusikah aku ?
Pada kehidupan..

    *Foto “Kokoh jiwa” ini kuambil di Pelabuhan Sunda Kelapa, tanggal 8 Juli 2010, pukul 12.50 WIB.

Antologi Puisi Menjaring Cakrawala

Berikut ini adalah 7 Puisi yang aku berikan kepada Bang Ersis Warmansyah Abbas, Bang EWA, demikian aku biasa memanggilnya, dalam rangka ulang tahunnya yang ke-53 tanggal 15 November 2010 lalu. SELAMAT ULANG TAHUN Bang EWA. Semoga panjang umurnya berkah, sehat, happy dan sukses selalu. 🙂

Bening Pagi

Bening Pagi

By: ASN, Jakarta, 16 Mei 2010

Keheningan terpecah gemricik
Antar damai suara alam
Dan, di balik kilau mentari yang mulai muncul
Kutangkap bening hati menetes ke Bumi
Alirkan sejuk ke relung jiwa

    *Foto “Butiran Air Hujan” ini kuambil di atap rumahku di Jakarta tanggal 16 Mei 2010, pukul 12.25 WIB

Kapal Kayu di Sunda Kelapa

Kapal Kayu di Sunda Kelapa

By: ASN, Jakarta, 8 Juli 2010

Desir angin laut lembut menyapa
Aku terhenti disudut dermaga ini
Deretan kapal-kapal kayu bersandar
Kini mereka tanpa layar
Mengandalkan mesin dan navigasi terbatas
Menyisir gulungan ombak samudra
Tradisi keberanian bangsa pelaut

    *Foto “Kapal Kayu di Sunda Kelapa” ini kuambil di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, tanggal 8 Juli 2010 pukul 17.50 WIB.

Ketangguhan Sederhana

Ketangguhan Sederhana

By: ASN, Milan, 3 November 2010

Tak ada warna-warna mencolok
Kau selalu hadir dengan sederhana
Namun, kau menyimpan sebuah ketangguhan
Kekuatan bertahan dan lewati kerasnya kehidupan
Kau mengayun anggun disana
Di padang rumput
Di tengah kota
Dimana-mana
Ilalang

    *Foto “Ilalang” ini kuambil di tengah kota Milan, Italia, tanggal 3 November 2010, pukul 06.15 pagi waktu setempat.

Ketika Kabut Datng

Ketika Kabut Datang

By: ASN, Mount Titlis, Switzerland, 7 Juni 2010

Dan, kabut tebal itu datang lagi
Tutupi ujung pandang
Keretaku tetap meluncur
Menggantung di tali baja
Masuk tepat ketengahnya
Tuntaskan tanya di hati
Apakah yang kan kutemui
Di ujungnya nanti..?
Terus meluncur..

    *Foto “Kabel Baja dan Kabut” ini kuambil di Mount Titlis, Switzerland, tanggal 7 Juni 2010, pukul 12.24 waktu setempat.

Saatnya Beristirahat

Saatnya Beristirahat

By: ASN, Jakarta, 15 April 2010

Di ujung hari yang sibuk..
Hentikan pekerjaan yang mengalir deras
Memandang keindahan Metropolitan
Disaat alam memberi signalnya
Hadirkan kemilau di batas langit
Selimuti bumi dengan kegelapan
Nyamankan mata yang meredup
Pulanglah..
Saatnya beristirahat..

    *Foto “Senja di Jakarta” ini kuambil dari lantai atap, Intiland Tower di Jalan Sudirman, Jakarta, tanggal 15 April 2010, pukul 18.02 WIB.

Jelang Senja di Batanghari

Jelang Senja di Batanghari

By: ASN, Jambi, 21 September 2010

Hening sekali
Musik alam, damai
Para nelayan sungai telah pulang
Tinggalkan Tangkul-tangkul mereka di balik siluet senja
Bersiap menyambut malam

    *Foto “Jelang Senja di Batanghari” ini kuambil di tepi Sungai Batanghari, Jambi, tanggal 21 September 2010, pukul 17.21 WIB.

Salam Pagi di Eropa

Salam Pagi di Eropa

By: ASN, Eropa, 2 Juni 2010

Saat gelap dan dingin masih selimuti belahan Bumi
Kau muncul dengan silau sinarmu
Hangatkan dan terangi hari
Bawa harapan baru
Selamat pagi

    *Foto “Sunrise di Langit Eropa” ini kuambil dari dalam pesawat di ketinggian sekitar 37.000 feet saat melintasi daratan Eropa tanggal 2 Juni 2010 pukul 04.47 pagi waktu setempat.

Selamat Idul Fitri, Maaf Lahir Batin

Masjid adn Adzan Maghrib di Sunda Kelapa

By: ASN, Jakarta, 9 September 2010

Takbir penuhi langit
Alunan frekwensi jiwa meresap di relung hati
Dan, aku masih tertunduk di atas sajadahku
Larut dalam berbagai rasa, tercampur aduk
Sedih, akan berlalunya Ramadhan suci ini
Galau, dalam tanya…
Apakah Allah masih akan mempertemukanku dengan Ramadhan tahun depan?
Bahagia, jelang suasana suka cita dan hangat keluarga di Hari Raya
Bening, saat maaf demi maaf mengurai bahasa indah hati, tulus
Hening, tersentak dibalik tabuh beduk dan gelak tawa anak2

Aku bangkit dan menghampiri..
Hantarkan senyum dan ulurkan tangan, jabat erat semua sahabat
Selamat Idul Fitri bagi bagi seluruh sahabatku yang merayakan
Mohon maaf yang tulus untuk segala khilaf dan salah pada semua sahabatku

Semoga esok bawa kita jadi manusia yang lebih baik.

    *Foto “Masjid dan Adzan Maghrib di Sunda Kelapa” ini kuambil di Pelabuhan Sunda Kelapa, tanggal 8 Juli 2010, pukul 18.10 WIB.

Romantisme di Teluk Jakarta

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 8 Juli 2010

Hangat, penuhi senja di Batavia
Riak kecil ombak anggukkan kapal-kapal kayu
Menyapa mentari yang bersembunyi di kaki langit
Sesekali terdengar tawa canda awak kapal
Bersiap turun ke darat mengisi jiwa kelana
Senyum gadis-gadis muda menjaja kopi
Romantisme di Teluk Jakarta

    *Foto “Romantisme di Teluk Jakarta” ini kuambil di Pelabuhan Sunda Kelapa, tanggal 8 Juli 2010, pukul 18.27 WIB.

Kapal Kayu di Sunda Kelapa

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 8 Juli 2010

Kerinduan pada laut biru
Membawaku berlabuh di pelabuhan tua ini
Aura tradisi bangsa pelaut yang kental
Kapal-kapal kayu, di tepi Metropolitan
Berharap sedikit peran antarkan barang
Masuk, mencapai kota, jauh di pelosok sungai
di tengah pulau Sumatra dan Kalimantan
Aku pelan, tapi aku masih menunggu disini
Setia, alirkan deras darah pemberani
Menembus gelombang lautku

    *Foto “Kapal Kayu di Sunda Kelapa” ini kuambil di Pelabuhan SUnda Kelapa, Jakarta, tanggal 8 Juli 2010, pukul 19.01 WIB.
%d bloggers like this: