Antologi Puisi Menjaring Cakrawala

Berikut ini adalah 7 Puisi yang aku berikan kepada Bang Ersis Warmansyah Abbas, Bang EWA, demikian aku biasa memanggilnya, dalam rangka ulang tahunnya yang ke-53 tanggal 15 November 2010 lalu. SELAMAT ULANG TAHUN Bang EWA. Semoga panjang umurnya berkah, sehat, happy dan sukses selalu. 🙂

Bening Pagi

Bening Pagi

By: ASN, Jakarta, 16 Mei 2010

Keheningan terpecah gemricik
Antar damai suara alam
Dan, di balik kilau mentari yang mulai muncul
Kutangkap bening hati menetes ke Bumi
Alirkan sejuk ke relung jiwa

    *Foto “Butiran Air Hujan” ini kuambil di atap rumahku di Jakarta tanggal 16 Mei 2010, pukul 12.25 WIB

Kapal Kayu di Sunda Kelapa

Kapal Kayu di Sunda Kelapa

By: ASN, Jakarta, 8 Juli 2010

Desir angin laut lembut menyapa
Aku terhenti disudut dermaga ini
Deretan kapal-kapal kayu bersandar
Kini mereka tanpa layar
Mengandalkan mesin dan navigasi terbatas
Menyisir gulungan ombak samudra
Tradisi keberanian bangsa pelaut

    *Foto “Kapal Kayu di Sunda Kelapa” ini kuambil di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, tanggal 8 Juli 2010 pukul 17.50 WIB.

Ketangguhan Sederhana

Ketangguhan Sederhana

By: ASN, Milan, 3 November 2010

Tak ada warna-warna mencolok
Kau selalu hadir dengan sederhana
Namun, kau menyimpan sebuah ketangguhan
Kekuatan bertahan dan lewati kerasnya kehidupan
Kau mengayun anggun disana
Di padang rumput
Di tengah kota
Dimana-mana
Ilalang

    *Foto “Ilalang” ini kuambil di tengah kota Milan, Italia, tanggal 3 November 2010, pukul 06.15 pagi waktu setempat.

Ketika Kabut Datng

Ketika Kabut Datang

By: ASN, Mount Titlis, Switzerland, 7 Juni 2010

Dan, kabut tebal itu datang lagi
Tutupi ujung pandang
Keretaku tetap meluncur
Menggantung di tali baja
Masuk tepat ketengahnya
Tuntaskan tanya di hati
Apakah yang kan kutemui
Di ujungnya nanti..?
Terus meluncur..

    *Foto “Kabel Baja dan Kabut” ini kuambil di Mount Titlis, Switzerland, tanggal 7 Juni 2010, pukul 12.24 waktu setempat.

Saatnya Beristirahat

Saatnya Beristirahat

By: ASN, Jakarta, 15 April 2010

Di ujung hari yang sibuk..
Hentikan pekerjaan yang mengalir deras
Memandang keindahan Metropolitan
Disaat alam memberi signalnya
Hadirkan kemilau di batas langit
Selimuti bumi dengan kegelapan
Nyamankan mata yang meredup
Pulanglah..
Saatnya beristirahat..

    *Foto “Senja di Jakarta” ini kuambil dari lantai atap, Intiland Tower di Jalan Sudirman, Jakarta, tanggal 15 April 2010, pukul 18.02 WIB.

Jelang Senja di Batanghari

Jelang Senja di Batanghari

By: ASN, Jambi, 21 September 2010

Hening sekali
Musik alam, damai
Para nelayan sungai telah pulang
Tinggalkan Tangkul-tangkul mereka di balik siluet senja
Bersiap menyambut malam

    *Foto “Jelang Senja di Batanghari” ini kuambil di tepi Sungai Batanghari, Jambi, tanggal 21 September 2010, pukul 17.21 WIB.

Salam Pagi di Eropa

Salam Pagi di Eropa

By: ASN, Eropa, 2 Juni 2010

Saat gelap dan dingin masih selimuti belahan Bumi
Kau muncul dengan silau sinarmu
Hangatkan dan terangi hari
Bawa harapan baru
Selamat pagi

    *Foto “Sunrise di Langit Eropa” ini kuambil dari dalam pesawat di ketinggian sekitar 37.000 feet saat melintasi daratan Eropa tanggal 2 Juni 2010 pukul 04.47 pagi waktu setempat.

Tangkul Batanghari Jelang Senja

Photobucket

Jambi, 21 September 2010

Sore ini angin hanya berhembus pelan
Aku mendengar suara alam di balik desirmu
Ada Tangkul-tangkul yang tak berpindah
Mengisi permukaan sungai yang mulai memerah
Sementara para nelayan sungai telah pulang ke rumah
Sisakan damai, jelang senja di anak sungai Batanghari
Selamat malam…

    *Foto “Tangkul Menunggu Senja” ini kuambil di salah satu sisi anak sungai Batanghari di Jambi, tanggal 21 September 2010, pukul 17.21 WIB.

Tangkul di Sungai

Photobucket

By: ASN, Jambi, 21 September 2010

Hari masih pagi..

Lalui daerah ini
Permukaan air anak sungai, tenang
Tangkul-tangkul penangkap ikan

Di pinggir jalan
Deretan lapak penjual ikan sepi
Seakan waktu sedang berhenti

Hanya ada keheningan
Hijau dan pantulan warna sungai
Berbagi damai di frekwensi jiwa

    *Foto “Tangkul di Sungai” ini kuambil di pinggir Jalan Lintas Timur Riau-Jambi, saat menuju ke Kuala Tungkal, tanggal 21 September 2010, pukul 09.10 WIB.
%d bloggers like this: