Hidup kita sendiri, bahagia kita sendiri..?

By: ASN, Milan, 11 November 2009

Seorang sabahatku suatu hari pernah berkata: “Yang terpenting itu kebahagiaan kita sendiri khan… At the end, kita akan hidup sendiri..”.

Hm.. aku gak mau terlalu panjang membahas, apalagi berdebat dengannya. Namun dalam kesempatan lain aku terpikir dimensi lain melihat kebahagiaan. Dan, ternyata defenisi kebahagiaan itu sangat bervariatif dan juga bisa berubah-ubah. Kadang kita melihatnya untuk kita sendiri bahwa kebahagiaan itu adalah jika kita sendiri bisa merasakannya. Tapi, ternyata juga gak selalu begitu. Kadang kita akan bahagia kalau orang lain bahagia.. :)

Hanya sebuah sharing pemikiran…

Sahabatku bagaimana kalian melihat kebahagiaan dalam hidup ? Apakah benar ada kehidupan dan kebahagiaan yang benar2 untuk diri sendiri..?

    *Foto “Kembang Warna Warni” ini kuambil di kaki Gunung Fuji, Jepang, tanggal 13 September 2009 pukul 12.22 waktu setempat.

Kenyamanan diri sendiri

By: ASN, Jakarta, 9 November 2009

Komenku di status fb sabahatku Yoga tanggal 29 Oktober 2009, aku sempat membahas tentang kenyamanan diri sendiri.

Suatu hari, saat makan dengan keluargaku di PIM2, aku pernah liat, maaf, orang yang super berat dan super gemuk yang duduk dimeja dihadapanku. Dia sedang santai makan di restoran dengan temannya.
Read more »

Khawatir…

By: ASN, Jakarta, 7 November 2009

Kekhawatiran dalam batas tertentu bisa jadi sebuah sistem pengingat (warning) internal agar kita tidak sombong dan besar kepala. Ia mengingatkan kita atas arti keterbatasan manusia. Dititik itu, ia akan dapat digunakan juga sebagai stimulus untuk mendorong semangat menjadi lebih tinggi untuk mencapai tujuan; untuk berusaha dan bekerja lebih keras. Read more »

Sedekah Hati Untuk Cinta

By: ASN, Jakarta, 5 November 2009

Akhir2 ini capek juga liat drama komedi hukum terbesar dinegeri ini.. Jadi kali ini aku mau nulis yang ringan2 aja.

Tanggal 2 November lalu, sabahatku Aling (Kwek Li Na) menulis begini di status fb nya:

akan kusedekahkan hatiku untuk cinta *gombal mode on*

Sempat terpikir betapa besar ya kerelaan orang untuk berkorban kalau udah cinta… Tapi, Read more »

Orang yang berhasil adalah ORANG BAIK

By: ASN, Jakarta, 3 November 2009

Apakah indikator keberhasilan seseorang..?

Menjadi orang kaya, tapi bukan dari hasil yang halal, adalah orang yang gagal menjadi orang baik.

Memiliki jabatan tinggi, tapi bukan dengan cara2 yang benar, hanyalah merupakan orang yang akan merasa sakit saat jatuh atau kehilangan jabatan itu.

Orang yang berhasil itu adalah ORANG BAIK.

Sebuah renungan perjalanan kehidupan…

* Terinspirasi oleh Mario Teguh (Metro TV, 1 Nov 2009).

** Foto “Sebuah Perjalanan” ini kuambil di Aceh, tepatnya menjelang memasuki kota Banda Aceh dari arah Medan, pada tanggal 16 Agustus 2009 pukul 17.40 WIB.

Buaya Darat di Hutan Korupsi

By: ASN, Jakarta, 31 Oktober 2009

Prihatin dengan kinerja Polisi dalam menangani kasus KPK… Mengaku profesional namun sama sekali tidak menunjukkan profesionalitasnya, mengaku gak panik namun mengambil langkah2 hukum gegabah tanpa dasar hukum yang jelas.. Bahkan tak malu menyebut dirinya buaya yang siap menelan KPK yang diumpamakannya sebagai Cicak kecil.

Korupsi adalah musuh terbesar bangsa ini dan kita butuh terobosan seperti yg dilakukan KPK. Sungguh sangat membingungkan dalam hutan belantara korupsi ini, ada buaya yang bisa sewenang-wenang menggunakan kekuasaannya dan raja hutan cuma sibuk dengan retorika namun tak berbuat sesuatu yang nyata terhadap para buaya yang berada dibawah struktur kekuasaannya. Bahkan raja cenderung membahas kemasan formalitas dan seakan-akan tidak melihat sama sekali isi didalam kemasan yang terang benderang dimata jutaan rakyatnya. Ada apa denganmu Raja..???

Sekedar catatan untukmu Raja, kau telah menodai dan mensia-siakan bulan madu kepercayaan rakyatmu diawal masa pemerintahanmu.

Jangan lemahkan atau ubah arah kebijakan KPK. Ayoo.. DUKUNG KPK..!!!

Berdamai dengan diri sendiri

By: ASN, Bandung, 30 Oktober 2009

Suatu hari distatus fb-ku tanggal 29 Oktober 2009, sahabatku Pakde nanya (apa ngetes ya..?): “Gimana caranya berdamai dengan diri sendiri..?”

Lalu spontan aku jawab “Caranya gampang banget. Jangan suka ngajak berantem diri sendiri.. Pasti deh aman, damai…”

Lalu dia bilang: “jiahahahahahaa… aku pikir mau serius?… ealaaaaaaah.. maaaaaaaaaaaaas mas! hahaha”
Read more »

Aliran damai di relung jiwa

By: ASN, Jakarta, 28 Oktober 2009

Menikmati riak-riak kecil dipinggir danau
Dan air yang bening tayangkan bayang Matahari
Diantara perahu-perahu yang berlabuh

Ada kedamaian dibalik nuasa alam
Bisikan angin dingin kawasan pegunungan
Membawa kesejukan hakiki direlung jiwa
Read more »

Lampion disudut bagunan tua

By: ASN, Jakarta, 27 Oktober 2009

Diera serba modern ini kau masih terlihat anggun
Berayun-ayun tertiup angin diujung bangunan tua
Memberi cahaya orang-orang disekitarmu

Daya terangmu tak sehebat lampu halogen ribuan watt
Kau tampil bersahaja dengan cahayamu secukupnya
Menebar aura magis romatis disekitarmu

Bersiap menyambut malam..

Sahabatku, Lampion ini hanyalah simbol. Berbagi cahaya terang, sekecil apapun itu, akan sangat bermanfaat. Teruslah menjadi sumber cahaya dan menerangi sekitar kita..

    * Foto “Lampion disudut bangunan tua” ini kuambil di Kuil Shinto Meiji di Tokyo, tanggal 12 September 2009 pukul 10.10 pagi waktu setempat.

Setangkai kembang putih

By: ASN, Kuala Lumpur, 24 Oktober 2009

Setangkai kembang putih disudut taman
Tak terkontaminasi warna lain
Berayun sendiri
Bersih berkilau
Tersenyum

Sahabatku, ketika sebuah bunga berani tampil sendiri, simple, dengan warna yang putih bersih, alami, berbeda dengan warna2 bunga lain, ia menjadi terlihat demikian cantik. So, jadilah diri sendiri, temukan warnamu sendiri.. :)

    *Foto “Setangkai Kembang Putih” ini kuambil di kaki Gunung Fuji, Jepang, tanggal 13 September 2009, pukul 12.17 tengah hari waktu setempat.