Posted on July 6, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta 6 Juli 2009
Berjalan menyusuri sisi modern kota metropolitan ini
Ada kesan nyaman walaupun berada diantara gedung2 tertinggi di dunia
Taman-taman kecil yang terawat rapi diantara pedestrian yang lebar
Sebuah sentuhan lembut penawar kekakuan gedung2 pencakar langit disekitarnya
Read more »
Filed under: 2009 Juli, Laporan Kunjungan, Tulisan Pendek, jalan-jalan | Tagged: China, Laporan Perjalanan, Metropolitan, Shanghai, Taman Kota, Tulisan Pendek | 6 Comments »
Posted on July 6, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta, 5 Juli 2009
Saat aku berkunjung ke Shanghai beberapa tahun lalu, aku benar2 tercenang, menemukan sebuah kota modern dengan gedung2 pencakar langit yang memenuhi kota itu sedangkan 15 tahun sebelumnya gedung2 tinggi itu tidak ada. Dalam sekejap Kota Bisnis terbesar di China itu disulap, menjadi sebuah metropolitan yang modern. Seperti sebuah keajaiban. Menemukan kota modern lengkap dengan aroma kapitalisnya yang kental. Mobil2 mewah lalu lalang dan kadang dikendarai anak2 muda. Tak terlihat tentara berseragam berbaris atau berpatroli. Sama sekali tak ada kesan aku sedang berada disebuah negara komunis.
Read more »
Filed under: 2009 Juli, Laporan Kunjungan, jalan-jalan | Tagged: China, Gedung Pencakar Langit, Gedung Tertinggi, jalan-jalan, Shanghai, wisata | 7 Comments »
Posted on June 30, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta, 30 Juni 2009
Duduk ditepian Sungai Huangpu yang sangat lebar
Memandang kesibukan kapal-kapal yang selalu lalu lalang disana
Nikmati tiupan angin dingin lembut menyentuh wajahku
Read more »
Filed under: 2009 Juni, Alam, Kehidupan, Puisi, jalan-jalan | Tagged: Alam, jalan-jalan, Kehidupan, Puisi, Sastra, Shanghai, The Bund, Tulisan Bebas | 21 Comments »
Posted on June 29, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta, 29 juni 2009
Meluncur turun dengan cepat
Semakin dalam dan dalam
Memasuki lorong panjang buatan manusia
Bertanya dihati, akankah ada langit, dan udara bebas diujungnya?
Read more »
Filed under: 2009 Juni, Kehidupan, Puisi, Sosial, Uncategorized | Tagged: Jalan Pintas, Puisi, Sastra, Shanghai, Terowongan, Tulisan Bebas, Tulisan Pendek | 11 Comments »
Posted on June 16, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta, 16 Juni 2009
Sedikit demi sedikit kau tampil dengan kilaumu
Merahkan langit dan punggung gunung itu
Sampaikan salam hangatmu pagi hari
Read more »
Filed under: Uncategorized | 39 Comments »
Posted on June 15, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta, 15 Juni 2009
Masih duduk dipinggir danau ini
Nikmati kesejukan yang terkesan dingin
Tak ada riak..
Sesekali ikan kecil melompat nikmati kebebasannya
Read more »
Filed under: 2009 Juni, Alam, Kehidupan, Puisi, jalan-jalan | Tagged: Alam, Damai, Hening, Jalanjalan, Kehidupan, Puisi, Sastra, Singkarak, Sumatra Barat, Tulisan Bebas, wisata | 10 Comments »
Posted on June 11, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta, 11 Juni 2009
Menuruni bukit diantara lereng-lereng terjal
Aku terhenti sejenak, terdiam..
Tak kuasa menahan pandang kagumku
Keindahan sejati, merasuk ke relung hati
Nikmati desir angin ditelinga dari atas bukit terjal itu
Terasa iringan musik indah penuhi pendengaran imaginerku
Pesisir pantai menjelang Painan sangat fenomenal
Bisikkan salam perdamaianmu untuk dunia
Seri Kedelapan dari Oleh2 Perjalanan Bengkulu-Sumbar 2009
*Foto “Keindahan Pesisir Painan” ini diambil dipinggir jalan yang berliku diantara lereng-lereng bukit terjal menjelang turun ke (sekitar 8 km dari) Painan, Sumatra Barat dari arah Kambang pada tanggal 22 Mei 2009 pukul 14.45 WIB.
Filed under: 2009 Juni, Alam, Puisi, jalan-jalan | Tagged: Alam, IBSN, jalan-jalan, Keindahan, Padang, Painan, Puisi, Sastra, Sumatra Barat, Tulisan Bebas, wisata | 18 Comments »
Posted on June 10, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta, 10 Juni 2009
Duduk dan mengayunkan kakiku dipinggir danau ini
Keindahan dan keheningan yang menghanyutkan jiwa
Read more »
Filed under: 2009 Juni, Alam, Puisi, jalan-jalan | Tagged: Alam, Cermin, Indah, jalan-jalan, Puisi, Sastra, Singkarak, Sumatra Barat, Tulisan Bebas, wisata | 23 Comments »
Posted on June 6, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta 6 Juni 2009
Lama sekali tak berkunjung ke kota ini.
Sejujurnya dari dulu pun aku tak terlalu tertarik pada kota ini.
Hanya sebuah kota bisnis biasa, hanya itu kesanku.
Namun malam ini aku niatkan mencari sisi lain kota ini.
Walau aku cuma punya waktu tak lebih dari 1 jam saja.
Dan, aku tak menyesal…
Kutemukan romantisme mu senja hari.
Read more »
Filed under: 2009 Juni, Laporan Kunjungan, Tulisan Pendek, jalan-jalan | Tagged: jalan-jalan, Jembatan Minang Kabau, Padang, Pelabuhan, Sastra, Sumatra Barat, Tulisan Bebas, wisata | 29 Comments »
Posted on June 5, 2009 by Nug

By: ASN, Jakarta, 5 Juni 2009
Saat terik mentari begitu panas
Dan pancaran silau cahayamu terasa begitu tajam
Aku melihat bayangan hitam yang terasa teduh
Spontan, aku pun beranjak dan mendekat
Menikmati keteduhan dibalik bayangmu
Namun, sesaat mentari berada diposisi lain
Dan walaupun kau gak bergerak, bayangmu bergeser
Dan aku harus menyesuaikan diri dibalikmu
Sampai disuatu titik, bayangmu terlalu kecil atau menghilang
Dan aku kembali berhadapan langsung dengan kehidupan
Tersadar, hakekat sebuah bayangan..
Pernahkah perhatikan, bahwa kita sering secara spontan berteduh dibalik bayangan saat berada ditempat panas? Dan sesungguhnya itu hanya untuk “sementara” dan untuk mendapatkan kenyamanan. Seharusnya kita membuat/memiliki sebuah rumah dan masuk jika ingin menikmati keteduhannya secara lebih permanen..
Seri Kelima dari Oleh2 Perjalanan Bengkulu-Sumbar 2009
*Foto “Berteduh dibalik bayangan” diambil di Pantai Pasir Putih, Kambang (sekitar 160 Km dari Padang), Sumatra Barat, pada tanggal 22 Mei 2009, pukul 13.41 WIB.
Filed under: 2009 Juni, Alam, Kehidupan, Manusia, Puisi, Uncategorized | Tagged: Bayangan, Berteduh, Kambang, Kehidupan, Manusia, Pantai Pasir Putih, Puisi, Sastra, Sumatra Barat, Tulisan Bebas | 11 Comments »