Metamarfosa Air

By: ASN, Jakarta 29 November 2009

Mengembun..
Menetes..
Bergulir..
Mengalir..
Menguap..
Menjadi awan..
Turun dalam hujan
Basahi Bumi
Alirkan kehidupan

Menikmati tetes demi tetes air turun dari langit dengan deras, basahi dan bahkan merendam sebagian bumi..

    * Foto “Tetes Air” kuambil di Kampung Bamboe, Caringin, Bogor, 31 Desember 2008 pukul 05.58 WIB.

Idul Adha 1430H

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 26 November 2009

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar…
Laa ilaaha illallahhu wallaahu akbar..
Allahhu akbar walillaahil ham..

Continue reading

Sebuah Kebenaran dan Keadilan sejati…

By: ASN, Jakarta, 26 November 2009

Bahkan dalam ilmu eksakta pun dikenal Teori Relativitas Einstain. Apalagi dalam ilmu sosial yang disusun dari tatanan nilai yang berkembang dimasyarakat. Kebenaran sejati itu ada dalam penilaian nurani yang bersih dan tak terkontaminasi dari masing2 individu manusia anggota masyarakat itu. Hukum, adil, bukan sekedar rumusan kata2 formal undang2, namun jauh lebih dalam hingga menyentuh nilai2 keadilan itu sendiri.

Jadi, pada saat seseorang berkata “saya benar atau saya tidak bersalah atau ini adil…“, sementara jutaan manusia anggota masyarakat yang melihat hal tersebut merasa tersakiti hati nuraninya, merasa tersakiti rasa keadilannya dengan apa yang diperbuatnya, nilai kebenaran atau keadilan apakah yang sesungguhnya dianut orang tersebut..??? Apa mereka yang terlibat tidak lagi mempunyai rasa malu dan berfikir suatu hari tindakan sewenang-wenang mereka juga akan terjadi pada mereka atau keluarga mereka sendiri..???

Tak usah dijawab dengan perdebatan.. Nurani manusia (jika masih ada) sangatlah peka, dan dapat memberi penilaian tanpa perlu berkata-kata, apalagi pakai sumpah segala.

Berkaca pada berbagai kejadian dinegeriku akhir-akhir ini. Sebuah perenungan untuk diri sendiri…

    *Foto “Almost Sunset in Roma” ini (hasil editan), aslinya kuambil di balik sebuah bangunan berarsitek gaya Romawi Roma, tanggal 12 November 2009.

Sekeping Sepi disudut Paris

By: ASN, Jakarta 25 November 2009.

Pagi itu datang menghampiri
Bersama angin hembuskan dingin
Daun-daun mulai menguning, berguguran
Tak ada hiruk pikuk dan semarak kehidupan
Seperti ruang hampa berbalut sepi

Pagi hari disalah satu sudut Paris menjelang musim dingin… Paris, pukul 09.06 gini masih belom bangun dan tertidur lelap…

    * Foto kuambil di salah satu sudut kota Paris, tanggal 14 November 2009, pukul 09.06 pagi waktu setempat.

Menjadi Seorang Gadis

By: ASN, Jakarta 23 November 2009

Wajah mungil, lugu dan lucu itu masih melekat jelas dalam memori
Kehadiranmu 17 tahun lalu membawa kebahagiaan yang dalam
Lalu kau larut dalam derasnya waktu

Kini tampil sebagai gadis remaja
Masih dengan keluguanmu, kadang
Dan sikap cuex yang sering dominasi karaktermu

Tapi kau tunjukkan banyak sisi kedewasaan jiwamu
Kemampuanmu berfikir, mencerna nilai dan deviasi kehidupan
Kemauanmu untuk terus melakukan dengan kemampuan terbaikmu

Akh..
Sudah beberapa saat ini, kau bukan si kecil mungilku lagi…
Walau bermanja-manja denganmu selalu menyenangkan

Selamat terus menapak dan mengukir karyamu dalam kehidupan
Tak mudah ekspresikan suatu cinta yang selalu ada untukmu
Ayah akan selalu menjadi supporter dan temanmu yang baik

Love you much,
Daddy

Selamat ulang tahun anakku tercinta Karina Larasati Putri. Terus maju dan berkarya yaa..

    * Foto “Karina” di atas di ambil dari beberapa koleksi pribadi..

Tarian Malam Menara Eiffel

By: ASN, Jakarta 22 November 2009

Gemricik air Sungai Seine seakan iringi gerakmu
Sebuah menara besi yang sudah berumur
Tampil menjulang tandai Kota Paris

Malam semakin larut…
Dibalik alunan gelombang kecil di kapalku
Kunikmati tarianmu..

Oleh2 ketiga dari Paris. Sebuah ilusi Menara Eiffel yang menari dimalam hari.. 🙂

    *Foto “Dancing Eiffel” ini kuambil dari kapal di Sungai Seine, Paris, tanggal 13 November 2009, pukul 20.01 waktu setempat.

120 tahun Menara Eiffel

By: ASN, Jakarta, 20 November 2009

Kali ini aku cuma mau sharing sedikit tentang sebuah menara yang sangat terkenal di jantung Kota Paris, yang sempat kukunjungi beberapa saat lalu.

Menara Baja ini sangat fenomenal karena tertinggi dijamannya dulu (300 meter) dengan konstruksi dan designnya yang unik kemudian menjadi salah satu icon ibu kota Perancis ini. Pada awalnya menara ini hanya didesign untuk berada disana selama 20 tahun. Namun kemudian, dengan diberi fungsi tambahan sebagai menara Radio dan TV (agar bermanfaat, bukan sekedar sebuah monumen), menara Eiffel dinilai mempunyai cukup justifikasi untuk dipertahankan hingga kini, diusianya yang 120 tahun.

Udah cukup, ceritanya segitu aja, selebihnya aku sharing beberapa foto Eiffel yang kuambil disana aja yaa.. Selamat menikmati.. 🙂
Continue reading

Gadis Lemon.. Lucu juga..

By: ASN, Jakarta, 19 November 2009

Hari ini entah kenapa baca koran pagi dan liat berita pagi di TV bikin perasaan sepeeettt banget. Kompas pasang Head Line : “Jangan Paksa Saya”, sementara di Metro TV seorang penonton sangking gemesnya sampai berkomentar “Mungkin sebaiknya si A (yang terang2an mengaku mencoba menyogok aparat hukum tapi malah tetap bebas merdeka hingga saat ini) saja yang jadi Presiden karena dia terbukti TEGAS”.
Continue reading

Sentuhan Senja di Seine River

By: ASN, Paris, 14 November 2009

Sebuah sentuhan halus hangatkan jiwa
Menyisiri Seine River yang tenang dan sajikan keindahan malam Kota Paris

Dan hembusan angin dingin terasa sangat menyejukkan
Berdiri di pembatas pinggir kapal
Nikmati kelembutan malam yang damai

Dan aku berada disisimu
Memeluk hangatkan tubuhmu
Bersama menyusuri malam nikmati sudut-sudut kota

Oleh2 pertama dari Paris. Menikmati malam di Paris bersama Cindy, istriku tercinta.

    *Foto “Suatu Sudut Seine River” ini kuambil di Seine River, Paris, tanggal 13 November 2009, pukul 20.11 waktu Paris.

Hidup kita sendiri, bahagia kita sendiri..?

By: ASN, Milan, 11 November 2009

Seorang sabahatku suatu hari pernah berkata: “Yang terpenting itu kebahagiaan kita sendiri khan… At the end, kita akan hidup sendiri..”.

Hm.. aku gak mau terlalu panjang membahas, apalagi berdebat dengannya. Namun dalam kesempatan lain aku terpikir dimensi lain melihat kebahagiaan. Dan, ternyata defenisi kebahagiaan itu sangat bervariatif dan juga bisa berubah-ubah. Kadang kita melihatnya untuk kita sendiri bahwa kebahagiaan itu adalah jika kita sendiri bisa merasakannya. Tapi, ternyata juga gak selalu begitu. Kadang kita akan bahagia kalau orang lain bahagia.. 🙂

Hanya sebuah sharing pemikiran…

Sahabatku bagaimana kalian melihat kebahagiaan dalam hidup ? Apakah benar ada kehidupan dan kebahagiaan yang benar2 untuk diri sendiri..?

    *Foto “Kembang Warna Warni” ini kuambil di kaki Gunung Fuji, Jepang, tanggal 13 September 2009 pukul 12.22 waktu setempat.
%d bloggers like this: