Damai Kampung Bugis

Photobucket

By: ASN, Jambi, 21 September 2010

Hari masih siang
Beberapa anak kecil terlihat telah pulang sekolah
Seorang ibu mencuci baju, sepulang dari ladang

Saatnya istirahat sebentar lagi
Perahu itu sudah tertambat disamping rumah
Menjelang sore tiba

    *Foto “Damai Kampung Bugis” ini kuambil di sekitar Kampung Bugis dalam perjalanan pulang dari Kuala Tunggal, Jambi, tanggal 21 September 2010 pukul 15.15 WIB.
Advertisements

Selamat Datang di Lampung

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 25 September 2010

Hari mulai gelap
Lampu-lampu indah di tepian
Kemilau Mahkota emas sambut hadirku
Sebuah teluk di ujung selatan pulau Sumatra
Sebuah magnet kuat yang selalu menarikku kembali
Senyuman alam yang indah hangatkan hari
Selamat Datang di Lampung

    *Foto “Senja di Bakauheni” ini kuambil di Bakauheni, Lampung, saat menyeberang dari Merak ke Bakauheni menggunakan Kapal Ferry, tanggal 29 Juli 2010, pukul 18.33 WIB.

Sekoci Kehidupan

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 25 September 2010

Ketika laut begitu damai
Dan, kapal melaju tenang
Kau tetap setia menunggu
Sebar aura nyaman di balik hadirmu
Tenangkan hati
Jawab tanya yang kadang mencuat
Berharap, kau tetap disana
Saat aku memerlukanmu

    Foto “Sekoci Kehidupan” ini kuambil di geladak Kapal Ferry di Selat Sunda saat menyeberang dari Merak menuju Bakauheni atas Tanggal 29 Juli 2010, pukul 18.16 WIB.

Loncatan di Ujung Geladak

Loncat dan Uang

By: ASN, Jakarta, 24 September 2010

Hari telah sore ketika para penumpang mulai penuhi kapal
Bunyi terompet Kapal tandai waktu keberangkatan, tak lama lagi
Dan, kau berdiri di tepian pagar besi di atas sana
Ketinggian geladak kapal dan laut adalah temanmu
Membujuk pengunjung untuk menguji keberanianmu
“Sepuluh ribu aja Pak, Bu, saya akan melonjat ke bawah..”
Demikian kau coba tersenyum, simpatik
Satu-dua pengunjung merogoh sakunya
Dan, kau bersiap dan meloncat…
Melayang dan meluncur deras kebawah
Deburan air laut menelanmu, hening..
Sesaat, kau muncul perlihatkan muka sumringahmu
Kapal sudah mulai bergerak, menjauh dari dermaga
Kau lambaikan tangan sambil berenang ke tepian
Berharap ada kapal berikutnya

    *Foto “Loncatan di Ujung Geladak” ini kuambil dari atas Geladak kapal Ferry di Merak, sebelum berangkat menuju Bakauheni, tanggal 29 Juli 2010, pukul 16.34 WIB.

Senja di Bakauheni

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 20 September 2010

Berdiri di geladak kapalku
Nikmati senja di ujung pulau Sumatra
Lembayung warnai langit di atas bukit barisan
Kontraskan batas laut di Selat Sunda

Lampu-lampu mulai berhias sambut datangnya malam
Di antara hembus lembut angin
Dan, suara Camar Laut putih yang terbang melintas
Ada damai menyentuh dalam, hingga ke relung hati

Kau selalu seperti sebuah magnet bagiku
Senang bisa menghampirimu lagi
Membayangkan senyum alam di rimbun hutan tropis
Keindahan sebuah kesederhanaan

    *Foto “Senja di Bakauheni” ini kuambil dari atas Kapal Ferry saat menyembrang dari Merak kenuju Bakauheni, tanggal 29 Juli 2010, pukul 18.24 WIB.

Membelah Sore di Sungai Siak

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 12 September 2010

Membelah permukaan sungai yang rata
Hadirkan gelombang hingga ke tepian
Pantulan mentari merahkan sungai
Perjalananku masih jauh
Pulang ke kotaku
Terus melaju

    *Foto “Melaju di Sungai Siak” ini kuambil di Sungai Siak, dekat Siak Sri Indrapura, Riau, tgl 28 Juli 2010, pukul 15.22 WIB.

Cahaya di Ujung Lorong

Photobucket

By: ASN, Jakarta, 12 September 2010

Lorong gelap
Barisan rel sejajar mengkilat
Cahaya terang diujungnya

Mana Keretaku..?
Yang akan membawaku
Melaju kencang
Menembus cahaya itu

Aku masih disini
Berdiri di pinggir peron ini
Setia menunggu..

    *Foto “Cahaya di Ujung Lorong” ini kuambil di Stasiun Gambir, Jakarta, tanggal 18 Juni 2010, pukul 11.42 WIB.
%d bloggers like this: